Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pasuruan Street Art Carnival 2025 Sarana Unjuk Kreatifitas Seni dan Hiburan Masyarakat

Walikota Pasuruan Adi Wibowo memberangkatkan Pasuruan Street Art Carnival 2025


Pasuruan-PaslineNews.

Digelarnya kembali karnaval di Kota Pasuruan seolah  memuaskan dahaga masyarakat Kota Pasuruan yang haus akan hiburan pertunjukan karnaval. Maklum, beberapa tahun sebelumnya acara sekelas ini tidak diselenggarakan. Baru tahun 2025 ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan menyelenggarakan karnaval dengan tema Pasuruan Street Art Carnival 2025, atau Karnaval Seni Jalanan Pasuruan, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, Rabu (17/09/25).

 

Karnaval yang biasanya menjadi menu wajib bagi pemerintah dalam kegiatan  meramaikan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini sesungguhnya dinantikan  oleh masyarakat. Benar saja. Pasuruan Street Art Carnival 2025, yang menyajikan atraksi seni tari, teaterikal, dan mobil hias, sangat menyedot perhatian publik Kota Pasuruan dan sekitarnya. Ribuan orang menyaksikan tontonan gratis ini mengular di pinggir jalan yang dilalui karnaval mulai dari garis start dari kawasan Heritage di Jalan Pahlawan menuju garis finish di GOR Untung Suropati di Jalan Sultan Agung, sejauh sekitar 500 meter.


Setiap peserta menyuguhkan kreasi seninya baik dari sisi  kostum, seni tari,  teaterikal dan pernak perniknya serta dandanan mobil hiasnya, disajikan sesuai dengan tema yang diusungnya. Diberangkatkan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si.,  dari garis start di  depan Stadion Untung Suropati, setiap peserta memulainya dengan menunjukan performanya  di depan tenda kehormatan tempat  pejabat Pemerintah Kota Pasuruan menyaksikan tampilan setiap peserta.


Seperti yang ditampilkan peserta dari Kecamatan Gadingrejo. Mengusung tema Asal Usul Banyuwangi, mereka menceritakannya dengan teaterikal plus tarian, didukung kostum ala kerajaan Blambangan dan musik Banyuwangian, sungguh pertunjukan yang luar biasa. Ditambah dandanan mobil hiasnya yang di atasnya berdiri sebuah patung yang menggambarkan seorang raja, menjadi klimaks pertunjukan tersebut.


Meski udara panas menyengat, Seluruh peserta menyajikan yang terbaik, tidak mengurangi semangat dan kreatifitas seni mereka. 


Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Agus Budi Darmawan mengatakan, Pasuruan Street Art Carnival 2025 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80. Juga menjadi sarana unjuk kreatifitas seni masyarakat Kota Pasuruan sekaligus untuk menghibur masyarakat.


Agus  menambahkan, Pasuruan Street Art Carnival 2025 Diikuti oleh 34 kelurahan, 4 kecamatan, dan BUMN  serta BUMD. Jumlah peserta  sebanyak  46 peserta, terdiri dari  12 peserta mobil hias  plus peserta dari BUMD dan BUMN, serta  34 peserta berjalan kaki. 


"Penampilan  setiap peserta akan dinilai oleh juri. Penilaian dibagi dua katagori yaitu, katagori mobill hias dan katagori jalan kaki. Masing-masing katagori diambil enam peserta terbaik ," ucap Agus ditengah acara.



Reporter: Prabowo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan