Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG
Pasuruan-PaslineNews.
Digelarnya kembali karnaval di Kota Pasuruan seolah memuaskan dahaga masyarakat Kota Pasuruan yang haus akan hiburan pertunjukan karnaval. Maklum, beberapa tahun sebelumnya acara sekelas ini tidak diselenggarakan. Baru tahun 2025 ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan menyelenggarakan karnaval dengan tema Pasuruan Street Art Carnival 2025, atau Karnaval Seni Jalanan Pasuruan, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, Rabu (17/09/25).
Karnaval yang biasanya menjadi menu wajib bagi pemerintah dalam kegiatan meramaikan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini sesungguhnya dinantikan oleh masyarakat. Benar saja. Pasuruan Street Art Carnival 2025, yang menyajikan atraksi seni tari, teaterikal, dan mobil hias, sangat menyedot perhatian publik Kota Pasuruan dan sekitarnya. Ribuan orang menyaksikan tontonan gratis ini mengular di pinggir jalan yang dilalui karnaval mulai dari garis start dari kawasan Heritage di Jalan Pahlawan menuju garis finish di GOR Untung Suropati di Jalan Sultan Agung, sejauh sekitar 500 meter.
Setiap peserta menyuguhkan kreasi seninya baik dari sisi kostum, seni tari, teaterikal dan pernak perniknya serta dandanan mobil hiasnya, disajikan sesuai dengan tema yang diusungnya. Diberangkatkan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., dari garis start di depan Stadion Untung Suropati, setiap peserta memulainya dengan menunjukan performanya di depan tenda kehormatan tempat pejabat Pemerintah Kota Pasuruan menyaksikan tampilan setiap peserta.
Seperti yang ditampilkan peserta dari Kecamatan Gadingrejo. Mengusung tema Asal Usul Banyuwangi, mereka menceritakannya dengan teaterikal plus tarian, didukung kostum ala kerajaan Blambangan dan musik Banyuwangian, sungguh pertunjukan yang luar biasa. Ditambah dandanan mobil hiasnya yang di atasnya berdiri sebuah patung yang menggambarkan seorang raja, menjadi klimaks pertunjukan tersebut.
Meski udara panas menyengat, Seluruh peserta menyajikan yang terbaik, tidak mengurangi semangat dan kreatifitas seni mereka.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Agus Budi Darmawan mengatakan, Pasuruan Street Art Carnival 2025 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80. Juga menjadi sarana unjuk kreatifitas seni masyarakat Kota Pasuruan sekaligus untuk menghibur masyarakat.
Agus menambahkan, Pasuruan Street Art Carnival 2025 Diikuti oleh 34 kelurahan, 4 kecamatan, dan BUMN serta BUMD. Jumlah peserta sebanyak 46 peserta, terdiri dari 12 peserta mobil hias plus peserta dari BUMD dan BUMN, serta 34 peserta berjalan kaki.
"Penampilan setiap peserta akan dinilai oleh juri. Penilaian dibagi dua katagori yaitu, katagori mobill hias dan katagori jalan kaki. Masing-masing katagori diambil enam peserta terbaik ," ucap Agus ditengah acara.
Komentar
Posting Komentar