Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Perjuangan Heroik Arek Pasuruan Kota Yang Terlupakan Sejarah (2)

Gambar
Pejuang melakukan penyusupan. Insert : makam R. Sutiaji (Setiaji) di makam Pahlawan Kota Pasuruan. Pasuruan-PaslineNews. Arek Pasuruan mendadak terkenal di kawasan Malang dan menjadi perbincangan masyarakat Malang  dan sekitarnya, karena  keberaniannya  berontak dan berhasil lolos dari penjara Lowok Waru Malang.  Saat itu ditahun 1949 perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaannya mengalami fase yang sulit. Mata-mata Belanda tersebar dimana-mana. Sulit sekali membedakan kawan dengan lawan.  Hal itu juga terjadi di Pasuruan. Arek-arek Pasuruan yang menghimpun dirinya di kompi Combat troops toopen, gabungan dari laskar Hibullah dan tentara, dibawah pimpinan Imam Jembrak, mendapat tantangan yang sama yaitu mata-mata Belanda. Sebagaian tidak bisa melanjutkan gerilya karena alasan tersebut. Banyak pejuang yang tertangkap Belanda dan tidak sedikit yang gugur di ujung peluru militer Belanda. Sehingga, jumlah pejuang kita berkurang hingga separuh. Denga...

Perjuangan Heroik Arek Pasuruan Kota Yang Terlupakan Sejarah

Gambar
Atas: Gedung Inbritex, dulu pabrik pemintalan benang. Bawah: Jembatan, saksi bisu pertempuran heroik arek Pasuruan di kawasan Kelurahan Gentong. Pasuruan-PaslineNews. Kota Pasuruan seolah tidak memiliki pahlawan kemerdekaan di medio revolusi fisik mempertahankan kemerdekaan tahun 1945-1949. Tidak ada bukti fisik apapun yang menegaskan kepahlawanan arek Pasuruan. Tidak ada nama jalan, atau tugu peringatan, yang mengabadikan nama pejuang atau perjuangannya. Lalu, apa memang benar seperti itu ? Jawabannya adalah salah besar.  Ada dua orang saksi pelaku yaitu bapak Sudiono dan bapak Saidun yang telah menceritakan kepada penulis perjuangan arek-arek Pasuruan di masa revolusi fisik melawan penjajah Belanda. Cerita kedua saksi pelaku tersebut disampaikan pada penulis tahun 1995. Sudah sangat lama memang, namun masih ada catatan penulis meski sudah tidak utuh lagi. Keduanya secara bergantian menceritakan masa perjuangannya dulu, bahwa di era revolusi fisik mempertahankan kemerdekaan Indone...

Gowes Kebersamaan, Cara PAC Ansor Lekok Tumbuhkan Persatuan dan Semangat Cinta NKRI

Gambar
Gus Sadad Al Jufri, Ketua PAC Ansor Lekok (atas). Peserta Gowes Kebersamaan (bawah) Pasuruan-PaslineNews Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Lekok, Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan Gowes Kebersamaan Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan 10 November 1945 di kompleks TPI (Tempat Pelelangan Ikan ) Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/11/22) pagi. Diikuti ratusan peserta dari unsur organisasi kemasyarakat dan kepemudaan se-Kecamatan Lekok seperti, Banser, Ansor, IPNU, IPPNU, Pemuda Muhamadiyah, Aisyiyah, Karangtaruna dan Paguyuban Gowes Santri Lekok (Gorila). Start dari lapangan Desa Gejug Jati, Kecamatan Lekok, menempuh rute sejauh delapan kilometer melintasi jalanan  pedesaan pesisir, dan  finish di TPI Lekok. Ketua PAC Ansor Lekok, Achmad Musa Nurulloh Sadad Al Hudri, menuturkan,  acara Gowes Kebersamaan tersebut diikuti beberapa ormas kepemudaan  yang berbeda, untuk menjalin keakraban, dan menjalin persatuan dan kesatuan masyarakat Lekok. "Kita ...

KPU Kota Pasuruan Ajak Generasi Muda Menjadi Badan Ad-Hoc

Gambar
  Pasuruan-PaslineNews Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan menawarkan kepada generasi muda untuk berperan aktif menyukseskan pemilu 2024 dengan menjadi petugas PPK, PPS, Pantarlih dan KPPS. Hal itu disampaikan Nanang Abidin, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Pasuruan dalam sebuah acara sosialisasi yang bertema "Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024. Segmen Organisasi Pemuda Se-Kota Pasuruan" di resto Kurnia Kota Pasuruan, Selasa (08/11/22) malam. Di depan undangan yang hadir dari unsur organisasi kemahasiswaan seperti GMNI, PMII, HMI, PMMI, dan unsur ormas kepemudaan seperti, Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda LDII, PMI dan lainnya,  Anang selaku Nara Sumber, memaparkan perihal Badan Ad-Hoc  sebagai ujung tombak KPU dalam menyukseskan pemilu 2024 mendatang. Menurutnya, generasi muda akan mampu menjadi penyelenggara  pemilu yang baik, profesional dan netral. Sebab, generasi milenia memiliki idial...