Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Carnival Kemerdekaan Desa Gerongan Ajang Aksi Kreatifitas

Salah satu kelompok peserta mengusung patung sapi. Kepala Desa Gerongan, Nur Hasyim (dalam kotak).


Pasuruan-Paslinenews

Aksi treatikal, tarian dan kreatifitas seni yang diusung dalam Carnival Kemerdekaan desa Gerongan, kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/08/25),  menjadi hiburan segar bagi warga masyarakat Gerongan dan sekitarnya, bahkan warga dari luar desa Gerongan tidak mau ketinggalan menyaksikan kehebohan karnaval yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke+80.


Start dari Pedukuhan Karang Panas 1, Carnival Kemerdekaan diawali oleh barisan anak-anak sekolah dasar negeri Gerongan. Mereka  mengenakan  bermacam busana adat Nusantara dan juga menampilkan  marching band. Disusul puluhan becak hias yang mengusung  anak-anak TK dengan mengenakan busana adat Nusantara, dan seragam TNI dan Polri.


Berikutnya adalah peserta umum yang dikuti remaja, pemuda dan warga dari lima pedukuhan. Masing-masing kelompok peserta menampilkan tema berbeda. Ada yang mengusung tema korupsi, pelayanan rumah sakit, fashion, laskar pejuang, militer , etnik Madura,  etnik Bali dan sebagainya.


Dengan semangat tinggi, peserta berjalan menyusuri jalan desa dari Pedukuhan Karang  Panas 1 yang berada di ujung barat desa menuju ujung timur desa  hingga finish di depan balai desa Gerongan, menempuh jarak sekitar satu kilo meter.


Di sepanjang jalan, setiap kelompok  menampilkan aksi performanya dengan menampilkan treatikal maupun koreo tarian yang memukau penonton. Seperti penampilan performa kelompok peserta  yang  bertema etnik Bali. Mereka menampilkan gerakan tarian rancak ditambah aksi mengusung ogoh-ogoh  berputar dan bergoyang  menambah keseruan tampilannya.


Kehebohan lain disajikan peserta yang menampilkan tema etnik Madura dengan busana khas  Madura lurik warna merah dan putih, menari sambil mengusung, menggoyang dan memutar patung  Sakera, sosok legenda pejuang masyarakat Pasuruan. Kreatifitas dan performa  peserta Carnival Kemerdekaan tersebut membuat penonton betah menyaksikan hingga akhir. 


Kepala Desa Gerongan, Nur Hasyim menuturkan, kegiatan  Carnival Kemerdekaan ini merupakan wujud dari kebersamaan dan kekompakan warga Gerongan. Meski dana swadaya  alias urunan, kreatifitas yang ditampilkan sungguh luar biasa. 'Saya bangga dengan kebersamaan dan  kekompakan warga  Desa Gerongan. Dengan kebersamaan dan kekompakan inilah Desa Gerongan pernah mendapat juara satu dalam karnaval tingkat kecamatan Kraton tahun 2017 lalu," ujar Nur Hasyim disela-sela kegiatan karnaval.


Dia menambahkan, Carnival Kemerdekaan merupakan salah satu rangkaian kegiatan  memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Rangkaian kegiatan telah  diawali tasyakuran, kemudian  dilanjutkan pengajian umum dan lomba lomba di masing-masing dusun. Kegiatan tersebut   dilaksanakan sejak awal bulan Agustus 2025 lalu. Rangkaian  kegiatan memperingati HUT RI ke-80 ditutup dengan acara hiburan dan bagi-bagi doorprize yang akan diselenggarakan besok malam (Sabtu malam).


Lebih lanjut Nur Hasyim mengatakan,, tujuan kegiatan karnaval tersebut selain membangun kebersamaan dan kekompakan juga untuk menumbuhkan kreatifitas masyarakat khususnya generasi muda. "Kegiatan ini rutin setiap tahun. Dengan semakin tumbuhnya kreatifitas warga, saya harap tahun depan kegiatan karnaval akan lebih ramai dan lebih heboh lagi," ucapnya.


Demi suksesnya  karnaval hari ini, lanjut Nur Hasyim, pihaknya membentuk seratus orang panitia melibatkan semua elemen, ada perangkat desa, karang taruna, BPD, kader desa, LMD , RT-RW dan PKK. "Carnival Kemerdekaan  berjalan baik, ramai penonton. Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang ikut mensukseskan acara ini," tutupnya.


Reporter : Prabowo/Irfan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan