Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Semarak Karnaval 17-an Desa Klampis Rejo

Peserta Karnaval mengenakan kostum Burung


Pasuruan-PaslineNews

Semarak Karnaval 17-an Desa Klampis Rejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang digelar hari Minggu (18/08/24) siang, cukup menghibur warga. Ratusan pemuda -pemudi Karang Taruna Desa Klampisrejo bersama warga sangat antusias menjadi peserta karnaval. 


Mereka memakai kostum warna warni dengan dandanan yang unik, lucu dan menarik. Ada yang sekujur tubuhnya di cat warna hitam, ada juga cowok yang berdandan ala perempuan. Di tambah lagi goyangan joget saweran, sangat kompak dibawakan masing-masing kelompok peserta dengan alunan musik dangdut koplo remix, sangat menghibur warga masyarakat yang juga antusias menonton karnaval HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2024 ini 


Start dari lapangan Desa Klampis Rejo, peserta karnaval berjalan menyusuri jalan desa sepanjang sekitar tiga kilo meter dan finish kembali di lapangan Desa Klampis Rejo. Lumayan jauh, ditambah panas terik matahari, akan tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat peserta demi menghibur masyarakat. Mereka berjalan penuh sukaria. Tampilan kocak anak-anak muda ini kerap mengundang tawa penonton yang memadati pinggiran jalan desa. 


Karnaval yang ditampilan warga Desa Klampis Rejo  ini  tidak kalah dibanding karnaval yang di gelar di kota. Kostum dan dandannya tidak asal. Gerak koreo nya juga sangat padu, bukti bahwa mereka berlatih lebih dulu demi tampilan yang bagus di event 17-an tahun ini.


Tidak hanya itu, panita yang terdiri dari karang taruna cukup profesional dalam  mengkoordinir peserta. Panitia juga menyiapkan ambulan yang siaga sepanjang perjalanan karnaval. Urusan keamanan, pihak desa melibatkan Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Klampis Rejo 


Kepala Desa Klampis Rejo, Solihin, mengatakan, peserta karnaval berasal dari warga di setiap  RT  di tiga Pedukuhan yakni pedukuhan Klampis Selatan, Klampis Tengah dan Klampis Utara. 


Menurutnya, karnaval di Desa Klampis Rejo sudah menjadi agenda tahunan di setiap perayaan memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. "Karnaval ini menjadi ajang kreatif nak-anak muda dan juga menjadi perekat persaudaraan dan menumbuhkan semangat gotong royong bagi warga desa Klampis Rejo," ujar Solihin.


Dia menambahkan, bahwa kegiatan karnaval ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan 17-an di desanya. Sebelumnya, sudah dilaksanakan kegiatan lomba-lomba di kampung-kampung. Di malam tanggal 16 Agustus juga sudah di gelar acara tasyakuran. "Rencananya pada tanggal  23 nanti akan di gelar lomba tarik tambang. Lomba ini saya pribadi yang memfasilitasi termasuk hadiahnya. Nanti terserah panitia hadiahnya dirupakan apa," ucapnya.


Lebih lanjut dia mengatakan, seluruh kegiatan 17-an ini dananya berasal swadaya dari warga desa. Penggalian dana dilakukan di masing-masing RT. "Kedepan acara seperti ini harus bertambah meriah. Sebab, selain kami gali dari masyarakat, tahun depan dananya akan kami anggarkan. Karena tahun ini tidak ada suport anggaran dari pemerintah desa, alias tidak ada pencairan dana. Ini yang bikin pusing kepala desanya. Tapi alhamdulliah atas partisipasi warga,  acara ini bisa terselenggara," pungkas Solihin.


Reporter : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan