Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pengenalan Diri Ramdhanu di Kawasan Nguling, Paparkan Industrialisasi Kawasan Timur Pasuruan.

Ramdhanu berbicara di hadapan elemen masyarakat di kawasan Nguling dalam diskusi Pengenalan Diri Pak Ram.


Pasuruan- PaslineNews

Pemerataan pembangunan menjadi tuntutan masyarakat timur Pasuruan. Selama ini masyarakat timur hanya bisa menonton ramainya pembangunan di kawasan barat.  Sehingga banyak warga kawasan timur Pasuruan harus merantau keluar daerah bahkan ke luar negeri untuk bekerja non formil.


Hal tersebut disampaikan oleh beberapa tokoh masyarakat Nguling dalam sebuah diskusi yang bertema Pengenalan  Diri Pak Ramdhanu Dwiyantoro Dengan Elemen Masyarakat di Desa Kedawang, Kecamatan Nguling , Kabupaten Pasuruan, Jumat (24/05/24) malam.


Mendengar tuntutan masyarakat timur Pasuruan tersebut, Ramdhanu menuturkan, bahwa pemerataan pembangunan di Kabupaten Pasuruan sangat bisa dilakukan karena dalam Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pasuruan sudah dibuat ruang industrialisasi.


"Untuk kawasan industri di timur Pasuruan, di dalam Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pasuruan sudah ada ruang atau lokasi pabrik di kawasan industri, tinggal realisasi. Saya tahu itu karena saya terlibat didalam pembuatan RTRW itu," ucap Ramdhanu, mantan Kajari Kabupaten Pasuruan yang siap maju di pemilihan umum Bupati Pasuruan tahun 2024 ini.


Dia menambahkan, untuk mewujudkan industrialisasi di timur Pasuruan memang tidak mudah. Butuh pemimpin yang memiliki kemampuan manegerial tinggi, kemampuan lobi eksternal, memiliki koneksitas dengan pengusaha nasional, dan memahami hukum sebagai landasan membuat kebijakan.


Syarat itu ada di diri Ramdhanu. Menurutnya, dengan kemampuannya sebagai aparat sipil negara yang paham birokrasi, memahami bagaimana cara-cara pejabat menjalankan aktifitasnya sebagai abdi negara,  abdi masyarakat, dan  pelayan masyarakat.


"Saya pegawai dari pusat, tentu kami punya komunikasi di pusat dengan pejabat pusat dan pengusaha nasional. Kedekatan saya dengan pejabat pusat akan mempermudah membuat kebijakan pembangunan di Pasuruan yang pro rakyat. Sedangkan kedekatan saya dengan  pengusaha nasional di  jakarta,  nanti akan saya tarik ke Pasuruan , untuk berinvestasi, sehingga akan menambah jumlah perusahaan khususnya kawasan timur Pasuruan. Dan akhirnya membuka lapangan kerja seluas-luasnya," jlentreh pria berkacamata yang  melamar calon bupati lewat PKB ini.


Lebih lanjut dia mengatakan, pembangunan di Pasuruan diperlukan langkah-langkah cerdas untuk inovasi,  tidak monoton. Perlu terobosan-terobosan baru untuk membangun infra struktur. Sehingga tidak ada lagi jalan di pelosok-pelosok yang tidak beraspal karena alasan sempitnya anggaran daerah.


"Program saya, sebisanya membiayai pembangunan infrastruktur dengan menggunakan dana non APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Caranya, mengajak kolaborasi dengan pengusaha atau investor. Sehingga  APBD porsinya lebih banyak  akan kita gunakan untuk peningkatan subsidi seperti Madin, TPQ, Guru ngaji, Program PKK, kepemudaan, sektor pertanian serta nelayan dan sebagainya," jelasnya.


Safari politik Pengenalan Diri Ramdhanu di ujung timur Pasuruan ini merupakan rangkaian perjalanan politik di Pasuruan untuk  meningkatkan elektabilitasnya, sebagai salah satu syarat mendapatkan rekomendasi dari partai politik.


"Terkait rekomendasi, saya dan teman sedang berjuang. Disamping upaya meningkatkan elektabilitas, kami juga berjuang di Pusat. Di Jakarta saya banyak teman dan saya berkomunikasi dengan banyak partai politik. Mudah-mudahan saya mendapat rekomendasi, kita akan bersama lagi dalam program pemenangan bukan silaturahmi lagi," ujar Pak Ram.


Ditempat yang sama, Agus Supriyono, koordinator tim sukses Pak Ram mengatakan, Pak Ram adalah salah satu calon yang bukan asli Pasuruan tapi sudah paham dan mengenal Pasuruan. Tujuan acara Pengenalan Pak Ram ini untuk meningkatkan elektabilitasnya  sebagai  syarat mendapatkan rekomendasi dari partai politik. "Jadi ini bukan kampanye tapi silahturahmi mengenalkan diri Pak Ram , kalau gak turun maka tidak kenal, kalau tidak kenal maka tidak sayang," ujar Agus.



Reporter : Prabowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan