Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG
Pasuruan-PaslineNews
Potensi ekonomi Kabupaten Pasuruan yang begitu besar, ditopang sumberdaya alam melimpah dan potensi sumber daya manusianya menjadi alasan kuat Ramdhanu Dwiyantoro maju di bursa pemilihan kepala daerah Kabupaten Pasuruan tahun 2024.
Dia bertekad akan memaksimalkan pembangunan Pasuruan seperti yang dituangkan dalam Visinya yakni menjadikan Pasuruan maslahat berkah, barokah dan menjadi lebih baik.
Hal tersebut disampaikan oleh Ramdhanu Dwiyantoro yang akrab disapa Pak Ram ini dalam sebuah acara Pengenalan Diri Pak Ram, di areal Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (10/05/24) malam.
Menurutnya, meningkatkan pembangunan di Pasuruan sangat bisa dilakukan jika dia terpilih menjadi Bupati Pasuruan dalam pemilihan bupati pada bulan November nanti.
Dia menyiapkan jurus-jurus ampuhnya untuk meningkatkan investasi di Pasuruan. Baginya itu sangat bisa dilakukan karena dia memiliki banyak relasi pengusaha-pengusaha besar di Jakarta.
"Kenapa saya masuk dalam bursa pemilihan kepala daerah. Karena dari sisi kemampuan dan pengalaman, saya merasa mampu. Saya PNS dari pusat. Jaringan saya dengan pengusaha cukup banyak salah satunya Erik Tohir, teman saya SMA. Dan banyak teman pengusaha di Jakarta. Barangkali kekuatan seperti itu bisa kita daya gunakan untuk Pasuruan. Jaringan itu akan saya tarik ke Pasuruan untuk kemaslahatan Kabupaten Pasuruan," urainya.
Dihadapan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan mantan kepala desa se-Kecamatan Winongan, dalam diskusi interaktif, mantan Kajari Kabupaten Pasuruan tersebut memaparkan misinya. Mulai bidang olahraga, pendidikan, kesehatan, investasi hingga potensi kekayaan alam lokal Winongan.
Soal potensi alam Winongan yang dikenal dengan sumber airnya yang melimpah begitu besar seperti sumber Banyubiru dan Umbulan yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan daerah lainnya, dia bertekad akan meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat Winongan.
"Kalau saya ditakdirkan jadi Bupati Pasuruan, saya akan berjuang dalam regulasi dan aturan hukumnya. Kita buat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dari sisi aturannya. Saya tahu membuat aturan yang benar untuk mendapat timbal balik dari sumber Umbulan demi kemaslahatan masyarakat disini," ucapnya.
Dia berani memaparkan visi-misinya kepada publik meski jalan menuju Pasuruan-1 etapenya harus dilalui dengan perjuangan dan doa. Etape politik yang harus dilaluinya adalah meraih rekomendasi dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) partai yang dipilihnya meniti jalan menuju Pasuruan-1.
Safari politik pengenalan dirinya kepada publik Pasuruan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan elektabilitasnya. Sebab, hal itu salah satu syarat dari DPP PKB untuk merekomendasikan calon kepala daerah.
Menaikan elektabilitas tidak bisa sim salabim. Lama bertugas di Pasuruan sebagai Kajari Kabupaten Pasuruan, membuat dia memiliki banyak teman. Apalagi eks kepala desa yang dulu pernah dibimbingnya dalam mengarungi tugas sehingga tidak jatuh dalam jurang masalah hukum.
Dari teman-temanya itulah dia membangun jaringan yang begitu besar untuk mengenalkan dirinya kepada publik dengan bermacam cara. Seperti memasang baliho bergambar dirinya yang saat ini ramai di tepi-tepi jalan, dan juga safari politik yang sudah dilaluinya di lebih dari 12 kecamatan.
"Tim yang cukup militan seperti mantan kepala desa, dari komunitas -komunitas, simpatisan-simpatisan temannya pak Ramdani yang dulu-dulu, dan sahabat Ramdani. Dari teman-teman itulah yang bergerak, kemudian menyebarkan alat-alat peraga pengenalan diri saya kemasyarakatan. Tujuannya untuk menaikan elektabilitas saya. Saya sudah komunikasi dengan DPP. Dan saya diminta untuk menaikan lektabilitas dulu,":pungkasnya.
Ditempat yang sama, koordinator mantan kepala desa se-Pasuruan, Agus Supriyono mengatakan, Pak Ram sangat layak memimpin Pasuruan. Dia sudah mengenal kawasan Pasuruan hingga daerah pegunungan, sehingga dia tahu betul kondisi sosial, budaya dan ekonomi masyarakat Pasuruan.
"Jangan katakan Pak Ramdhanu bukan putra daerah beliau sudah tiga tahun di Pasuruan sudah banyak jasanya membantu kepala desa di Pasuruan. Dan apa yang telah disampaikan Pak Ram tadi itu bukan kampanye, tapi pengenalan diri beliau, kapasitas beliau. Mendengar paparan beliau yang begitu luar biasa, Wis wayahe, rekom PKB turun ke Pak Ram," ujar Agus.
Komentar
Posting Komentar