Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Gus Ipul: Kalau Kemudian Sekarang Dikembangkan Isu Seakan-akan Mau Mengganti Ketua Umum PKB Itu Sebenarnya Sesuatu Yang Biasa Saja.

Walikota Pasuruan Drs. H Saifullah Yusuf saat meresmikan Gedung PLUT-KUMKM.


Pasuruan-PaslineNews

Tudingan  bahwa  ada upaya-upaya  mengganti Ketua Umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dari netizen yang berkomentar di media sosial (medsos), disikapi enteng oleh Sekjen PB NU Drs H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Dia menilai itu hanya opini yang dikembangkan pihak- pihak tertentu dan itu hal yang biasa dalam sebuah proses politik.


"Kalau  kemudian sekarang dikembangkan isu seakan-akan mau mengganti ketua Umum PKB itu sebenarnya sesuatu yang biasa saja.  Jadi, itu proses yang  biasa," ucap Gus Ipul saat meresmikan gedung PLUT-KUMKM di Jalan Raya Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Rabu (16/04/24). 


Dia menambahkan, opini tersebut sudah membawa-bawa penguasa dan pihak lain yang dituding berupaya mengganti ketua umum PKB.  "Saya ingin menyatakan bahwa tidak ada upaya yang digerakkan oleh kekuasan untuk mengganti pimpinan PKB tapi karena ini tuntutan alamiah. Tuntunan yang biasa dalam proses politik," terangnya.


Lebih lanjut Gus Ipul mengatakan, PKB pada dasarnya perlu untuk menjaring dan mendengarkan aspirasi-aspirasi yang berkembang, tidak hanya di internal PKB tapi juga di sekitaran PKB termasuk di lingkungan NU. Sebab, NU tidak bisa lepas tangan terhadap PKB. Sama dengan PKB sering menyebut-nyebut NU dalam aktifitas politik. Antara PKB dan NU tidak bisa dipisahkan.Tapi  tahu peran  dan posisi masing-masing.


Apakah NU intervensi PKB? Gus Ipul menegaskan,  kalau NU ada kaitan dan hubungannya dengan PKB. Selain historis lahirnya PKB dari rahim NU,  kapasitas NU mengarahkan PKB agar tidak keluar jalur dari garis perjuangan NU. "Kalau mau koalisi harus sejalan dengan NU dan tidak ngarang-ngarang sendiri. Kita cuma menyampaikan apa yang menjadi  wacana dilingkungan NU itu saja.  Dan itu memang menjadi kewajiban moral  NU, "tegas Walikota Pasuruan ini 


Munculnya isu dan opini pergantian Ketua Umum PKB, tambah Gus Ipul, tidak perlu ditanggapi berlebihan dan diterima biasa saja sebagai bagaian yang harus dilalui PKB. "Memang PKB memerlukan  regenerasi. Bukan apa-apa. Ya,  ini suatu keharusan yang harus dipahami dengan baik oleh kader-kader PKB. Saya juga mengerti bahwa banyak warga NU yang menjadi kader PKB  yang bisa memimpin PKB ke depan seperti ibu Khofifah, Gus Yaqut, Gus Karding dan lainnya. PKB tidak boleh bergantung pada seseorang, pada kelompok tertentu tapi bergantung pada perjuangan besar NU ," jelas Gus Ipul.


Reporter: Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan