Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Tapal Kuda Nusantara Laporkan Connie Rahakundini Bakrie Ke Polres Pasuruan Kota

Dialog pengurus TKN dengan Kompol Andri didampingi  petinggi Polres Pasuruan Kota. (Foto:Bowo)

Pasuruan-PaslineNews

Sejumlah orang mengatasnamakan organisasi Tapal Kuda Nusantara (TKN) Pasuruan Raya , mendatangi Polres Pasuruan, di Jalan Gajah Mada 19, Kota Pasuruan, Rabu (20/03/24) sore, untuk melaporkan Connie Rahakundini Bakrie yang membuat pernyataan yang dinilai merugikan institusi Polri dan mencatut nama eks perwira tinggi Polri dalam tuduhan kecurangan hasil pemilu 2024.


Kedatangan belasan orang yang  dipimpin Waluyo  beserta Juru bicaranya, Dondy Kokoh Santoso, diterima Waka Polres Pasuruan Kota Kompol Andri untuk berdialog.


Dalam dialog  singkat itu Dondy menyampaikan informasi yang dinilai menyesatkan publik terkait statemen Connie  di media sosial  Instagram yang mempermasalahkan kecurangan hasil pemilu. Menurut Dondy, selain mencatut nama eks petinggi Polri Brigjen Pol (pur) Oegroseno, Connie juga mengatakan bahwa institusi Polri, Polres maupun Polsek bisa mengakses Sirekap dan mengondisikan form C-1 (hasil) penghitungan suara di TPS.


"Kehadiran kami disini dalam rangka melaporkan oknum, yang telah membuat onar di medsos yang dampaknya menyesatkan publik," ujar Dondy


Menanggapi laporan Dondy dengan kawan-kawan, Kompol Andri menegaskan bahwa Polri netrall dalam bertugas mengamankan pemilu, dan tidak ada akses sama sekali masuk kedalam sistem KPU untuk melakukan rekayasa.


Terkait tudingan Connie di medsos Instagram (IG) yang disampaikan oleh Dondy, bahwa polisi memliki 'peralatan khusus', Kompol Andri menepis tudingan itu. "Kami tegaskan, bahwa Polri netral, hanya melaksanan pengamanan tahapan pemilu dengan aman dan lancar. Dan saya minta kepada semua pihak untuk tidak mudah terprovokasi  informasi yang tidak bertanggung jawab di medsos. Sekali lagi,  Kami sifatnya hanya mengamankan saja dan menjaga netralitas dan tidak ikut tertarik dalam politik," tegas Kompol Andri.


Usai melapor, di depan awak media Dondi mengatakan, dirinya bersama jajaran pengurus TKN Pasuruan Raya  mewakili masyarakat Jawa Timur, khususnya Pasuruan Raya untuk menanyakan ,menggugat sekaligus melaporkan terkait statemen di instagram nya Connie Rahakundini Bakrie  yang mengatakan pihak Kepolisian, Polres dan Polsek bisa mengakses  Sirekap dan mengondisikan C-1 dengan mencatut nama Brigjen Pol (Pur) Oegroseno. Namun beberapa jam kemudian, lanjut Dody,  pernyataan Connie  berubah lagi, bahwa hal itu tidak disampaikan oleh Oegroseno tapi disampaikan oleh staf Connie sendiri.


Menurut Dondy, omongan itu tidak layak disampaikan orang sekelas Connie. Sebab, semua tahu Connie merupakan publik figur yang memiliki SDM  tinggi yang sering muncul di media TV nasional atupun di medsos. Apalagi dia menjadi pengamat politik,  ahli  pertahanan, intelegen dan sebagainya.


"Kami dari Tapal Kuda Nusantara melaporkan Connie, dan kami akan kawal sampai ke pusat. Motivasi kami melakukan hal ini karena kami cinta Indonesia dan Kami menghormati siapapun pemimpin  yang  terpilih. Karena menjelekan -jelekkan pemimpin bangsa apalagi menuding  pemilu curang itu hanya menyesatkan publik jika tanpa  bukti dan data yang benar dan akurat," pungkas Dondy.


Reporter : Prabowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan