Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Merubah Arah Hadap Kios Kebonagung, Salah Satu Usulan Ismu Untuk Bahan Rekomendasi DPRD Atas LKPJ Walikota Pasuruan

Sidak Komisi-3 saat pekerjaan pembangunan Kios Pasar Kebonagung 2023 lalu. Ismu Hardiyanto (dalam kotak). (Foto: Bowo)


Pasuruan-PaslineNews

Pembangunan pemerintah tahun anggaran 2023, faktanya,  dampaknya masih belum sepenuhnya sesuai dengan harapan masyarakat, malah ada yang  menimbulkan masalah baru sehingga diperlukan solusi dan pembenahan. 


Hal itu disampaikan Ismu Hardiyanto Anggota Komisi-3 DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PKS yang dituangkan dalam sebuah Surat Usulan sebagai bahan rekomendasi DPRD atas LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Walikota Pasuruan tahun Anggaran 2023. Usulan itu dilayangkan melalui surat resmi yang ber kop  Partai Keadilan Sejahtera kepada Ketua Komisi -3 Sutirta pada tanggal  21 Maret 2024.


Menurut Ismu, Usulan  tersebut dilandasi fakta temuan di lapangan  imbas dari pada  kegiatan anggaran pemerintah baik fisik maupun non fisik. Diantaranya, proyek pembangunan gedung sebagai Belanja Modal, yang merupakan out put kegiatan. Faktanya, setelah gedung berdiri ternyata tidak memberikan dampak yang berarti, bahkan cenderung mangkrak, seperti, kios di Pasar Kebonagung, Stand Bangilan, dan PPI. Terhadap hal tersebut, Ismu mengusulkan agar  dilakukan langkah pembenahan. Misal, mengubah arah hadap kios Kebonagung. 


Masalah makam juga mendapat perhatian Ismu.  Dia mengusulkan agar pemerintah seyogyanya  terlibat pada pemeliharaan makam yang dikelola masyarakat, disamping melakukan kajian untuk pengadaan makam baru. Sebab, pengelolaan makam di Kota Pasuruan tidak hanya dikelola pemerintah tapi juga ada yang dikelola masyarakat sekitar.


Berkaitan dengan  Payung Madinah. Wacana penambahan payung baru, menurut Ismu, penambahan sudah  tidak diperlukan. Karena masih banyak pos anggaran lain yang perlu mendapat prioritas. Hal itu disampaikan Ismu karena belum ada kejelasan  dari klaim  pemerintah pada awal perencanaannya, pembangunan Payung Madinah diharapkan dapat memberi kenaikan PAD, serta telah disampaikan akan dapat dihitung PADnya. Namun, sampai dengan sekarang tidak ada kajian dan perhitungan yang dimaksud tersebut.


Terakhir, Ismu mengusulkan agar komunikasi antara pemerintah dan DPRD ditingkatkan. Menurutnya, kedepan, diperlukan forum komunikasi yang lebih intens, baik forum formal maupun non formal. Mengingat, unsur Penyelenggara Pemerintahan Daerah terdiri dari pemerintah kota dan DPRD Kota Pasuruan. Antar keduanya diperlukan saling sinergi dan komunikasi timbal balik. Tidak hanya bertemu saat Sidang Paripurna saja. Selama tahun 2023 saja, menurut Ismu, frekuensi komunikasi sangat sedikit bahkan cenderung tidak ada. 



Wartawan : Prabowo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan