Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Terminal Wisata Kota Pasuruan Wajib Bersih, Tanggung Jawab Semua Pihak

Sejumlah petugas dari DPRKP sedang mengecat pembatas paving di Terminal Wisata Kota Pasuruan.


Pasuruan-PaslineNews.

Masalah kebersihan dan keindahan Terminal Wisata Kota Pasuruan mendapat perhatian Walikota Pasuruan Drs.H Saifullah Yusuf. Dia bersama Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Rudiyanto dan  beberapa Kepala Dinas serta petugas dari OPD terkait turun langsung  ke lapangan, bersih-bersih dan mengecat Terminal Wisata, di Kelurahan Kandang Sapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Senin (08/01/24).


Sebelum giat bersih-bersih dimulai seluruh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan, serta petugas dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Pasuruan, juga petugas dari Dinas Perhubungan Kota Pasuruan melaksanakan apel pagi dipimpin oleh Walikota Pasuruan Drs.H Saifullah Yusuf. 


Dalam apel, Gus Ipul  sapaan akrab Saifullah Yusuf mengajak semua pihak termasuk pedagang dan pengelola toilet umum di kawasan Terminal Wisata untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan Terminal Wisata.


"Saya datang kesini karena mendapat laporan dari warga  dalam bentuk Vidio yang menggambarkan suasana Terminal Wisata ini kotor dan kumuh. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan kawasan ini. Sebab Terminal Wisata ini merupakan representatif wajah Kota Pasuruan. Kita semua termasuk  pedagang dan pengelola toilet harus memiliki tanggung jawab atas kebersihan sesuai porsinya masing-masing," ucapnya.


Gus Ipul meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan Andriyanto untuk mengecek ulang klausul dalam perjanjian sewa  dengan pedagang dan pengelola toilet. "Dalam perjanjian sewa harus ada klausul bahwa pedagang dan pengelola toilet umum ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan ," ujar Gus Ipul.


Tidak hanya itu, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menyinggung soal tertib parkir. Dia meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk segera memasang portal parkir di kawasan Terminal Wisata.


"Kapan dipasang portal parkir? Saya maunya parkir tertib pada tempatnya agar  kelihatan tapi. Jangan sampai ada yang parkir tidak pada tempatnya seperti di trotoar misalnya. Soalnya kemarin di kawasan alun-alun saya melihat sendiri masih ada yang parkir di trotoar," tukasnya.


Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan Andriyanto, berjanji akan menindak lanjuti  permintaan Gus Ipul soal Portal Parkir untuk kendaraan kecil dan roda dua di kawasan terminal Wisata. Namun, realisasinya masih menunggu anggaran turun. Diperkirakan bulan Oktober melalui PAK (Perubahan Anggaran Keuangan).


Andriyanto juga berjanji akan cek ulang Klausul perjanjian sewa dengan pedagang dan pengelola toilet yang harus ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kerusakan sesuai porsinya masing-masing. 


"Selaku pengelola kami akan melakukan cek ulang klausul perjanjian dengan pedagang dan pengelola toilet. Kalau belum ada, akan kami lengkapi pada kontrak perjanjian berikutnya. Sebab, perjanjian kontrak tersebut harus diperbaharui setiap tahun. Tapi, seingat saya, di dalam kontrak yang sedang berlangsung  saat ini sudah ada klausul yang berisi kewajiban pedagang dan pengelola toilet ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan dan keindahan tempat yang di sewanya," jlentreh Andriyanto.


Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Rudiyanto menuturkan, kegiatan  bersih-bersih ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bergantian di sejumlah titik. "Kegiatan bersih-bersih ini memang rutin dilakukan. Jadi bukan semata-mata karena ada laporan warga," terang Rudiyanto.


Giat bersih-bersih di kawasan Terminal  Wisata dilakukan oleh sejumlah petugas kebersihan  dari Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan. Juga petugas dari Dinas DPRKP Kota Pasuruan dikerahkan melakukan pengecatan di beberapa tempat seperti diding toilet dan dinding mushollah. Usai digarap rame-rame, kawasan Terminal Wisata tampak lebih bersih dan lebih sedap dipandang mata. 



Reporter : Prabowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan