Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Lomba Menembak Merebutkan Piala Gus Ipul Walikota Pasuruan, Di Buka Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo

Atlet menembak yunior membidik sasaran 25 m di kelas BR-25, katagori prestasi 


Pasuruan-PaslineNews.

Lomba Menembak Merebutkan Piala Gus Ipul Walikota Pasuruan, digelar oleh Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Kota Pasuruan di Stadiun Wijaya, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu-Minggu (7-8/10/23).


Dibuka oleh Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, Minggu (08/10). Mas Adi sapaan Adi Wibowo mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi formula penyemangat atlet yunior dan juga dalam rangka menjaring atlet atlet menembak di Jawa Timur bahkan tingkat nasional.


"Mari kita jaga sportivitas agar kejuaraan ini melahirkan atlet menembak dengan prestasi yang diraih secara obyektif," pesan Mas Adi.


Di tempat yang sama, Ketua Perbakin Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo mengatakan, lomba menembak tersebut diikuti klub  menembak se-Jawa Timur plus Yogya. 


Melombakan tiga kelas yakni kelas Multi Ring, jarak 41 meter, 33 meter, 25 meter dan 17 meter. Kelas BR-25 jarak 25 meter sasaran 25 titik, dan kelas Monte-41, jarak 41 meter sasaran biji monte berdiameter 6 mm, jumlahnya 10 buah. Di tiga kelas tersebut ada dua katagori yakni umum dan prestasi. Untuk katagori prestasi, umur dibatasi tidak lebih dari 23 tahun.


"Meski dibuka hari ini, lomba menembak ini sudah dimulai hari Sabtu kemarin menghasilkan 10 juara katagori umum di tiga kelas. Dilanjut hati ini (Minggu) katagori prestasi," ujar Dedy.


Lebih lanjut Dedy mengatakan, di open turnamen ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Malah panitia menyiapkan hadiah total Rp 50 juta dan doorprice senilai Rp 15 juta.

"Baru di Kota Pasuruan ini lomba menembak di tiga kelas, gratis semua," kata Dedy.


Sebagai bentuk penghormatan kepada Wakil Walikota Pasuruan dan pejabat Forkopimda Kota Pasuruan, di akhir opening, panitia menyiapkan ekshibisi menembak untuk Wakil Walikota dan pejabat Forkopimda Kota Pasuruan.


Mas Adi beradu jitu dengan para pejabat Forkopimda Kota Pasuruan yang membidik sasaran berjarak 17 meter menggunakan senapan angin  jenis PNP.


Reporter : Prabowo


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan