Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Asyik Tidur Sejumlah Anjal Kejaring Patroli Satpol PP

Satpol PP Kota Pasuruan jaring anjal saat asyik tidur di emperan rumah kosong pinggir jalan di pertigaan Jalan Panglima Sudirman-Airlangga.



Pasuruan-PaslineNews

Sejumlah anak jalanan (anjal) ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pasuruan di pertigaan Jalan Panglima Sudirman-Airlangga (pertigaan PDAM), Rabu (14/06/23) pagi.


Remaja belasan tahun tersebut ditertibkan aparat Satpol PP ketika asyik tidur di teras sebuah rumah kosong pinggir jalan di pojok barat-utara pertigaan PDAM sekitar pukul 07.30 WIB.


Tujuh remaja yang berpenampilan punk itu lalu di bawa ke markas Satpol PP di Jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan, untuk dilakukan pemeriksaan.


Kepala Satpol PP Kota Pasuruan, Nur Fadholi, SH., MM., menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya memanggill orang tua anjal bersama lurahnya untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Kemudian anak baru gede itu dikembalikan ke keluarganya.


Sementara itu, bagi anak jalanan yang tidak dijemput orangtuanya atau yang sudah beberapa kali ke-jaring operasi trantib Satpol PP,  mereka akan  dibawa ke UPT Rehabilitasi Sosial  Bina Karya Pasuruan,  milik Dinas Sosial Provinsi Jatim di Jalan Raya Pleret, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.


"Karena kota Pasuruan tidak memiliki tempat pembinaan, sejumlah anjal itu kami bawa ke UPT Rehabsos Bina Karya Pasuruan, Dinas Sosial Provinsi Jatim, di Jalan Raya Pleret, Kabupaten Pasuruan  untuk dilakukan pembinaan," ujar Fadholi di kantornya.


Dia menambahkan, anjal yang  berumur antar 16-17 tahun tersebut tidak hanya warga Kota Pasuruan tapi juga  ada  yang berasal dari luar daerah seperti Kabupaten Pasuruan, bahkan satu anjal berasal dari Kediri.  Diantaranya sudah beberapa kali diamankan, bahkan ada yang dua kali kejaring patroli trantib Satpol PP.  Tapi masih saja ada anjal turun jalan lagi. 


"Kami berhasil menjaring tujuh anjal ini karena ada laporan masyarakat terhadap  keberadaan anjal di pertigaan PDAM yang meresahkan. Laporan masyarakat kami tindak lanjuti dengan meningkatkan intensitas patroli di sejumlah perempatan dan pertigaan terutama di pertigaan PDAM," ucapnya.


Diketahui, Satpol PP Kota Pasuruan belakangan giat melakukan patroli keamanan dan ketertiban. Simpang empat dan simpang tiga menjadi pantauan rutin petugas setiap hari. Sebab, Kota Pasuruan akan menjadi tuan rumah Rakerkomwil IV ke-18  APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) yang akan dihelat tanggal 21-23 Juni 2023 mendatang.  Dan juga menjadi tuan rumah MTQ Jatim ke-30 pada bulan September tahun 2023 nanti.



Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan