Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Khofifah Tinjau Operasi Pasar Di Pasar Besar Kota Pasuruan, Distribusikan 8 Ton Beras

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah, meninjau Operasi Pasar Beras Murah di Pasar Besar Kota Pasuruan.



Pasuruan-PaslineNews 

Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansah, meninjau Operasi Pasar Beras Murah di Pasar Besar Kota Pasuruan, Rabu (15/02/23). Dia melihat langsung operasi pasar yang dipadati pembeli ngantri untuk mendapatkan beras kemasan 5 kg dengan harga Rp 43 ribu.


Menurut Khofifah, di Pasuruan sudah didistribusikan 18 ton beras, dan di pasar besar Kota Pasuruan didistribusikan sebanyak 8 ton beras. Untuk menekan harga hingga HET, sirkulasinya pun  harus semakin dipercepat, karena kemarin harga  beras di Pasuruan Rp 12 ribu, padahal dua hari yang lalu sudah tembus Rp 9.450 sesuai HET (harga eceran tertinggi). 


"Hari ini harga kita turunkan untuk konsumennya dan siang nanti kita turunkan untuk pedagang berasnya. Supaya bisa memberikan harga ditingkat konsumen sesuai HET," ujarnya kepada awak media.


Dia menambahkan, di Jawa Timur (Jatim) hari ini sebenarnya sudah masuk panen besar. Di minggu  kedua bulan Februari, produksi beras mencapai 40 ribu ton, Minggu ketiga 60 ribu ton dan Minggu keempat produksi beras mencapai 70 ribu ton.


Di bulan Maret, lanjut Khofifah, masuk panen raya, produksi padi  mencapai 1juta 50 ribu ton beras. Begitu juga di bulan April sudah di atas 1 juta ton beras. "Oleh karena itu di Minggu ini dan Minggu kedepan saya minta tolong distributor memaksimalkan distribusinya, saya minta Perpadi (persatuan penggilingan padi) memaksimalkan distribusinya, dan tentu dari Bulog sendiri," ucapnya.


Menurut Khofifah, agar distribusi beras bisa lebih banyak lagi, dibutuhkan lebih banyak  repackter-repackter (pengemas ulang menjadi ukuran lebih kecil). Sebab, dari Bulog hanya ada kemasan beras 50 kg. Padahal  yang di distribusikan di operasi pasar beras kemasan 5 kg. 


"Kita berharap operasi pasar ini dapat dirasakan masyarakat. Ditengah ada kenaikan harga beras secara fluaktuatif,  kita menurunkan pasokan beras dalam jumlah yang cukup maka langsung harga terkendali bahkan di bawah HET. Yang kita distribusikan hari ini harganya di bawah HET Rp 8.600 perkilo, sedangkan HET nya Rp 9.450 perkilo. Kita berharap tingkat harga disemua lini sesuai HET maksimum," kata Khofifah.


Dikesempatan tersebut, Khofifah didampingi pejabat pemerintah Provinsi Jatim, Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, serta beberapa kepala OPD pemerintah Kota Pasuruan,  juga berkeliling ke dalam pasar untuk cek harga barang kebutuhan pokok langsung ke pedagang. 


Sebelum bertolak ke Probolinggo untuk meninjau pembangunan jembatan kaca di Gunung Bromo, dia membagikan bingkisan sembako kepada Abang becak yang mangkal di Pasar Besar Kota Pasuruan.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan