Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

KH Imron Mutamakkin Pimpin Jalan Bareng Hadiri Resepsi Puncak Satu Abad NU di Sidoarjo

Rombongan jalan bareng dipimpin Gus Ipong menuju GOR Delta Sidoarjo



Pasuruan-PaslineNews.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin memimpin rombongan napak tilas berjalan kaki menuju GOR Delta Sidoarjo dalam rangka menghadiri Resepsi Puncak Satu Abad NU (Nahdatul Ulama) pada tanggal 07 Februari 2023.


Menurut Gus Ipong, sapaan akrab KH. Imron Mutamakkin, sebelumnya, dibuka pendaftaran napak tilas melalui aplikasi di media sosial. Jumlah keseluruhan peserta napak tilas yang mendaftar sekitar tiga ratus orang. Namun tidak semuanya start dari Kantor PC NU Kabupaten Pasuruan, tapi ada yang berangkat dari Masjid Gus Dur, dan dari Bangil, nantinya bergabung dengan rombongan utama.


Ide napak tilas jalan bareng, lanjut Gus Ipong, berawal dari cerita orang tuanya, tentang perjuangan ulama dan warga NU jaman dulu dalam berjuang menegakan NKRI." Kata orang tua saya, pengurus NU jaman dulu  mengirim surat atau informasi terkait perjuangan bangsa ini dengan berjalan kaki. Oleh sebab itu tujuan jalan bareng ini untuk mengenang jasa-jasa pendahulu pendiri NU," ujarnya menjelang start.


Pukul 20.00 WIB, sekitar dua ratus peserta napak tilas dilepas  Wakil Bupati Pasuruan KH. Mujib Imron dari halaman kantor PC NU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Senin (06/02/23) malam.


Rombongan akan menempuh jarak sekitar 50 km. Peserta jalan bareng akan berhenti di beberapa titik untuk beristirahat, yakni di Masjid Gus Dur di Bendungan, Bangil dan Gempol.


Aksi napak tilas jalan bareng dikawal oleh keamanan dari Kepolisian. Panitia juga  menyiapkan tiga ambulan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan yang akan mengawal hingga finish di GOR Delta Sidoarjo. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan