Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Kades Asal Kabupaten Pasuruan Luruk DPR-RI, Sampaikan Aspirasi Perubahan Masa Jabatan Kades

Para Kades foto bareng Wabup Kab. Pasuruan, H. Imron Mujib menjelang berangkat ke Jakarta



Pasuruan-PaslineNews.

Sejumlah kepala desa dari Kabupaten Pasuruan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya ke DPR-RI terkait masa jabatan kepala desa.


Dikoordinir oleh AKD (Asosiasi Kepala Desa ) Kabupaten Pasuruan, sebanyak 201 kepala desa  berangkat ke ibu kota negara dengan mengendarai empat buah bus. Dilepas oleh Wakil Bupati Pasuruan KH. Mujib Imron dari komplek perkantoran pemerintah Kabupaten Pasuruan di Raci, Senin (16/01/23). 


Dalam kesempatan tersebut  KH. Mujib Imron berpesan kepada rombongan agar hati-hati selama perjalanan dan ketika menyampaikan aspirasinya  di Jakarta nanti. Menurut Gus Mujib, sapaan akrab KH. Mujib Imron, pemerintah Kabupaten Pasuruan pada prinsipnya menghormati aspirasi kepala desa. "Itu  hak kepala desa  menyampaikan aspirasinya ke DPR-RI," ucapnya.


Dia menambahkan, para kepala desa berangkat ke Jakarta secara mandiri. Semua biaya mulai dari transportasi, serta  akomodasinya disiapkan  mandiri oleh AKD. "Pemerintah hanya  bisa membantu menyediakan tempat titik pemberangkatan agar mudah koordinasinya," ujarnya.


Di lokasi yang sama, Ketua AKD Kabupaten Pasuruan H. Halim mengatakan, sebanyak 201 Kades berangkat  ke Jakarta menggunakan empat buah bus. Namun ada rombongan yang berangkat lebih dulu menggunakan lima buah mobil. Mereka berada di Jakarta selama dua hari.


Di Jakarta, rombongannya akan bergabung dengan kepala desa seluruh Indonesia di  DPR-RI untuk menyampaikan aspirasi terkait  masa  jabatan kepala desa dari masa jabatan tiga periode, satu periodenya enam tahun.  Menjadi dua periode, satu periodenya sembilan tahun.


"Dengan mengurangi periode masa jabatan dari tiga periode menjadi dua periode, itu bisa meringankan beban biaya bagi kepala desa incumben yang maju lagi dalam Pilkades. Dan juga mengurangi potensi konflik dalam pilihan kepala desa (pilkades)," terang H. Halim  yang juga Kades Karangsono, Kecamatan Sukorejo.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan