Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Nonton Bareng Final Piala Dunia 2022, Wajib Medical Check Up

KH. Jazuli Sya'roni, pengasuh Ponpes Al-Falah Sya'roniyah Asiddiqiyah (peci putih).



Pasuruan-PaslineNews.

Cara unik keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Sya'roniyah Asiddiqiyah, menggelar nonton bareng final sepak bola piala dunia 2022, dengan mewajibkan  semua yang hadir melakukan medical check up, di pelataran Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Sya'roniyah Asiddiqiyah, Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/12/22) malam 


Menurut KH. Jazuli Sya'roni, pengasuh Ponpes Al-Falah Sya'roniyah Asiddiqiyah, medical check up tersebut untuk memastikan bahwa masyarakat yang hadir di acara tersebut  bebas dari Covid-19. "Kami ingin memastikan kalau yang hadir negatif Covid-19. Dan juga memastikan sehat untuk begadang nonton bareng final piala dunia 2022, sesuai tema kami Kongkow Sehat Gembira," ujarnya.


Tidak hanya yang hadir nobar, lanjutnya, masyarakat sekitar pun banyak yang ikut medical check up gratis yang disokong Nakes (tenaga kesehatan) dari Rumah Sakit Asih Abyakta yang membuka layanan kesehatan di Jalan Surabaya-Malang, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. "Ada sekitar 250 orang yang ikut medical check up gratis tersebut," katanya.


Lebih lanjut, Gus Jazuli sapaan akrab KH. Jazuli Sya'roni menuturkan, nonton bareng itu bekerjasama dengan TNI-Polri, pemerintah dan lembaga lainnya. "Yang pasti, kegiatan Kongkow nobar final piala dunia ini untuk membangun sinergitas TNI-Polri dengan masyarakat, bersama-sama menjaga kondusivitas daerah  Pasuruan," ucapnya.


Gus Jazuli menambahkan, momen nobar juga dimanfaatkan oleh UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat sekitar yang tergabung dalam Ekonomi Kreatif Revogra. Dukungan juga datang dari Taman Safari, The Taman Dayu, Ciputra, dan lainnya. "Alhamdullilah, acara ini banyak yang mendukung termasuk teman-teman dari Forum Komunitas Bikers Jatim, Harley Davidson Club Suroboyo, dan Harley Suporter Club Surabaya,' tutupnya.



Wartawan : Prabowo


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan