Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Arm Payung Madinah Bengkok, Komisi_3 Minta Ganti Baru

Komisi-3 Sidak payung Madinah yang mengalami masalah teknik.



Pasuruan-PaslineNews

Satu dari enam  payung madinah di alon-alon Kota Pasuruan mengalami masalah ketika diujicoba Senin (12/12/22) malam. Payung tersebut tidak bisa mekar karena empat dari enam arm atau lengan payung mengalami macet lantas melengkung (bukan patah seperti ramai diberitakan). Payung raksasa yang berada di deretan sebelah barat sisi selatan tersebut  sempat menjadi tontonan warga ketiga gagal mekar. 


Berita tersebut akhirnya sampai juga ke telinga Komisi-3 DPRD Kota Pasuruan.  Mereka langsung melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke lokasi proyek  payung madinah, Selasa (13/12/22). Kepada Sekretaris Disparpora Kota Pasuruan Akung Nova Janto dan pelaksana PT Detiga Inti Teknik Sinergi, Andrian Awal, Komisi 3 meminta penjelasan penyebab arm yang gagal mengembang. Dan meminta semua material yang rusak diganti baru. 


Dihadapan komisi-3 Andrian Awal menjelaskan kronologi dan penyebab bengkoknya arm payung madinah. Menurutnya, saat dilakukan ujicoba, dari enam arm,  satu mengalami masalah tidak bisa mekar karena pada bagian engselnya tersangkut kotoran las . Sehingga menarik tiga arm lainnya hingga keempatnya melengkung dan tidak bisa berfungsi lagi. 


"Kami sudah siapkan arm pengganti yang kami datangkan dari Jakarta. Paling cepat nanti malam, paling lama besok pagi (14/12) materialnya sudah sampai di sini. Sehingga bisa langsung kita laksanakan penggantian," ujarnya.


Andrian menambahkan, pihaknya akan mengganti material yang rusak dengan material yang baru. Sebab, pihaknya menjamin kekuatan payung akan tahan 5 hingga 10 tahun.


Dari sisi waktu pekerjaan, Andrian mengakui jika seluruh pekerjaan  waktunya akan sedikit molor dari jadwal  tanggal 20 Desember. "Kami perkirakan seluruhnya selesai sampai akhir minggu depan tanggal 24, karena untuk pemasangan  lantai granitnya belum datang. Dan juga di lokasi masih  ada alat berat untuk masang instal payung," dalihnya. 


Ketua komisi-3, Sutirta, meminta agar pekerjaan cepat diselesaikan dan mengganti bagian yang rusak dengan material yang baru.  Sebab, keamanan menjadi prioritas dari keberadaan payung itu sendiri. "Jangan sampai ada material payung yang mengalami rusak dan jatuh hingga menimpa orang yang ada di bawahnya," ujarnya.


Lanjut Sutirta, komisi-3 akan datang lagi pada tanggal 20 Desember, batas akhir masa kontrak, untuk memastikan pekerjaan sudah  berjalan sesuai dengan ketentuan." Jika hingga batas akhir masa kontrak, pelaksana belum bisa menyelesaikan pekerjaannya, itu sudah resiko pelaksana yang akan kena denda finalti," tutupnya. 


Wartawan: Prabowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan