Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

DPC PPP Kota Pasuruan Tetap Solid Pasca Turunnya Suharso Manoarfa Dari Ketua Umum DPP PPP

Kantor DPC PPP Kota Pasuruan, di Jl. dr. Wahidin Sudoro Husodo 188, Kota Pasuruan, Ketua Abdul Aziz dan Sekretaris Aris Ubaidillah (inside)


Pasuruan-PaslineNews

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pasuruan memastikan tidak ada dualisme kepengurusan paska diberhentikannya Ketua Umum PPP Suharso Manuarfa beberapa waktu lalu dan diganti Pelaksana tugas( Plt) Ketua Umum PPP  M. Mardiono.


Sekretaris DPC PPP Kota Pasuruan, H. Aris Ubaidillah menuturkan,  tidak ada dualisme kepengurusan pusat hingga tingkat cabang. Sebab, Suharso Manuarfa sudah legowo menerima dirinya turun dari kursi ketua umum.


"Pak Suharso sudah legowo setelah bertemu empat mata dengan Pak Mardiono beberapa waktu lalu. Beliau juga masih menjadi pengurus pusat tapi duduk sebagai apa kita tunggu nanti," ujar Aris Ubaidillah melalui ponselnya, Rabu (14/09/22).


Memang, lanjut Aris,  sempat muncul dua kubu pro kontra ketika  kegiatan workshop yang digelar selama tiga hari, memutuskan mengganti Suharso dan menunjuk M Mardiono sebagai pelaksana teknis ketua umum.


Suharso yang hadir dalam acara tersebut masih ngotot tidak mau diganti dan masih mengakui sebagai ketua umum. Sikap Suharso ini membelah menjadi dua kubu pro dan kontra. "Kondisi itu ramai di beritakan media. Sampai ada yang mengabarkan Pak Suharso dilempar botol. Itu tidak benar. Karena saya berada di lokasi dan menyaksikan langsung kegiatan itu," ujar Anggota Komisi-3 DPRD Kota Pasuruan ini.


Pada akhirnya, dinamika politik tersebut berakhir manis. Kedua tokoh  melakukan islah pada hari Senin (12/09) kemarin dan semua kembali menjadi satu. Hal itu  menunjukan  kapasitas dua tokoh sentral PPP sebagai politisi sejati yang mengedepankan kepentingan partai. 


"Semua berakhir sesuai harapan kita,  tidak ada dualisme sampai tingkat DPW bahkan tingkat DPC. Kita tetap solid satu komando Mardiono," tutup H. Aris Ubaidillah.


Diketahui,  Mardiono menggantikan Suharso Monoarfa menjadi Plt Ketua Umum atas keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Banten, Minggu (4/9/2022). 


Usulan Pemberhentian Suharso disampaikan oleh 30 dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan.


Jabatan Plt. Ketua Umum PPP, M. Mardiono sudah disahkan Kemenkumham dan SK (Surat Keputusan)nya  telah diserahkan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Senin (12/9/09/22).

Komentar

  1. Semoga bisa lebih baik dan membawa manfaat maslahat untuk ummat

    BalasHapus
  2. kampoengtahfidzindonesia.com15 September 2022 pukul 10.08

    Semoga bisa lebih baik dan membawa manfaat maslahat untuk ummat

    Achmad Tajuddin

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan