Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

BIN Daerah Jatim Kolaborasi dengan Puskesmas Kejayan Buka Gerai Vaksin di Kejurnas Pacu Kuda

Ketua Pordasi Indonesia, Triwatty Marciano bersama Suami, kunjungi gerai vaksin (atas). Peserta vaksin dari Sulut (bawah).


Pasuruan-PaslineNews.

Memanfaatkan momen Kejurnas Pacu Kuda Pordasi Ke-56 Seri-1 Indonesia Derby 2022, Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur, Wilayah Pasuruan, kolaborasi dengan Puskesmas Kejayan membuka gerai vaksin di arena pacuan kuda Ki Ageng Astro Joyo, Desa Coban Joyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (31/07/22).


Gerai vaksin tersebut dibuka di dua titik, di pintu masuk arena pacuan kuda dan di dekat area tribun utama, berada  satu lokasi dengan area stan UKM yang disediakan panitia.


Sejak gerai dibuka, tenda gerai vaksin yang berada di dekat tribun utama langsung didatangi pengunjung. Kebanyakan pengunjung berasal dari luar daerah bahkan ada yang dari Sulawesi Utara. Maklum, peserta pacuan kuda tingkat nasional tersebut pesertanya berasal dari 15 provinsi, dari pulau Sumatra, Kalimantan, Lombok, dan dari pulau Jawa sendiri.


Mereka memanfaatkan vaksin di arena pacuan kuda tersebut, dengan alasan yang sama, agar tidak di tes Anti Gen atau PCR lagi di bandara. Hal tersebut demi kelancaran saat perjalanan pulang ke daerahnya. Sebab, Saat berangkat, mereka yang belum vaksin booster harus di tes PCR dahulu di bandara. 


Seperti yang disampaikan Thomas, Asal Provinsi Sulawesi Utara. "Saya vaksin di gerai vaksin ini agar tidak di tes PCR lagi di bandara saat pulang nanti. Lagi pula, vaksin disini syaratnya sangat mudah hanya menunjukan aplikasi Peduli Lindungi, saya langsung dilayani. Dan datanya langsung masuk di aplikasi Peduli Lindungi," ujarnya.


Tenda gerai vaksin juga mendapat perhatian dari Ketua Pordasi Indonesia, Triwatty Marciano. Dia datang bersama suami dan pengurus Pordasi Indonesia. Bahkan Marciano Norman, suami Triwatty Marciano, yang mantan Kepala BIN Indonesia sempat berbincang santai dengan petugas kesehatan.


Diketahui, Kejurnas Pordasi-56 seri satu, juara umum diraih kontingen dari Provinsi Sulawesi Utara. Dan akan dilanjutkan seri-2 yang rencananya akan di selenggarakan pada bulan September tahun 2022 di tempat yang sama.



Wartawan : Prabowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan