Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Fraksi PKS Ingatkan, Opini WTP Bukan Sekedar Pencitraan, Tapi Upaya Konkrit Mendapat DID.




Pasuruan-PaslineNews.

Fraksi Partai  Keadilan Sejahtera (PKS) ingatkan pemerintah Kota Pasuruan untuk tidak berpuas diri setelah berturut-turut tahun 2020, 2021 memperoleh opini WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK. Sebab, capaian itu tidak sekedar pencitraan, namun perlu upaya konkrit dalam meningkatkan kinerja yang berpotensi memperoleh DID (Dana Insentif Daerah). Sehingga dapat menambah anggaran pendapatan daerah.


Hal itu disampaikan oleh H.R. Imam Joko S.N, S.Si, Ketua Fraksi PKS dalam rapat paripurna, Pamandangan Umum Fraksi DPRD Kota Pasuruan Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2021, Senin (18/07).


Fraksi PKS juga menyoroti penurunan pendapatan BLUD RSUD dr. R. Soedarsono hingga 50%. Padahal,  pada periode-periode yang lalu, rumah sakit Purut ini mampu pencapai pendapatan diatas Rp 70 milyar pertahun. Tapi, saat ini hanya mencapai Rp 30-40 milyar per-tahun, itu diluar klaim penanganan Covid-19. 


"Bisa jadi ini disebabkan adanya rumah sakit alternatif di kota Pasuruan dan sekitarnya. Oleh karena itu, kami meminta untuk dilakukan kajian dan analisa yang detail dan menyeluruh sebagai dasar perbaikan ke depan, sehingga RSUD Dr. Sudarsono bisa menjadi rumah sakit kebanggaan warga Kota Pasuruan," ucap H.R. Imam Joko.


Di dunia pendidikan, Fraksi PKS juga mengkritisi pemerintah soal penyaluran bantuan seragam untuk murid baru, SD dan SMP tahun anggaran 2022. Sebab, sampai saat ini bantuan tersebut belum terealisasi. "Mestinya pemerintah sudah menyalurkan bantuan seragam tersebut saat tahun ajaran baru dimulai. Belajar pada tahun 2021 lalu, bantuan seragam, baru terealisasi pada akhir tahun 2021. Kami ingatkan, kejadian ini jangan terulang di tahun 2022," tegas Imam.


Dalam rapat paripurna tersebut, setidaknya ada sepuluh poin tanggapan yang disampaikan  Fraksi PKS atas laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Pasuruan tahun anggaran 2021.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan