Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Puskesmas Ngempit Kolaborasi dengan BINDa Jatim Berikan Vaksiin Booster




Pasuruan-PaslineNews.

Puskesmas Sidogiri, Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Badan Intelejen Negara Daerah Jawa Timur (BINDa Jatim) melaksanakan program vaksinasi yang sifatnya umum untuk masyarakat dari dosis satu, dua dan booster, dan vaksin lanjutan untuk anak usia 6 hingga 11 tahun di Balai Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/01/22).


Dalam kegiatan tersebut masyarakat dari usia anak hingga lansia antusias datang untuk mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama, dosis ke dua dan booster. 


Dari pantauan media ini, vaksin tahap tiga atau booster masih didominasi pegawai pemerintahan seperti perangkat desa, guru-guru dari sekolahan sekitar, anggota TNI-Polri dan tentu saja masyarakat.


Koordinator vaksin Puskesmas Ngempit, Enggar mengatakan,  hari ini kegiatan vaksinasi di daerah kerjanya dilaksanakan di empat titik, yakni  Desa Sidogiri, Kebotohan, Ngempit, dan Desa Plinggisan.


Untuk giat tersebut, petugas Nakes telah menyiapkan vaksin dosis pertama, kedua dan booster."Kami menyiapkan vaksin dari dosis pertama hingga booster. Target kami vaksin sebanyak-banyaknya.  Hal ini untuk percepatan  vaksinasi menuju target 100%," ucapnya.


Dia menambahkan, untuk vaksin booster, dari vaksin dosis 2 harus menunggu enam bulan untuk bisa mendapat vaksin booster. "Karena padatnya jadwal kegiatan vaksinasi, kami lakukan sosialisasi vaksin booster sambil jalan, seperti disekolah dasar ketika kami melakukan vaksin anak, agar guru-guru memahami apa itu vaksin booster dan memberitahu walimurid agar mau datang ke pelayanan kesehatan untuk di vaksin booster," tutup Enggar.


Peliput : Prabowo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan