Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Meski Vaksin Di Kota Pasuruan Sudah Mencapai 94%, Animo Masyarakat Tetap Tinggi Ikuti Vaksinasi Kolaborasi Pemerintah dengan BINDa Jatim

 vaksinasi di Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan



Pasuruan-PaslineNews.

Antusias masyarakat Kota Pasuruan melaksanakan vaksin masih tetap tinggi kendati capaian vaksinasi di Kota Pasuruan sudah mencapai 94%. Hal tersebut tergambar dalam pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Kandangsapi dan di Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan, Rabu (15/12/21).


Giat vaksinasi yang digelar dinas Kesehatan Kota Pasuruan berkolabirasi dengan Badan Intelejen Negara Daerah Jawa Timur (BINDa Jatim) mendapat respon positif dari  masyarakat. Setiap hari di puskesmas yang tersebar di Kota Pasuruan  masih saja di kunjungi warga untuk mendapat vaksin.


Kesadaran masyarakat Kota Pasuruan akan pentingnya kesehatan begitu tinggi. Sehingga pelaksasanaan vaksinasi tidak mengalami kendala yang berarti. Seperti yang disampaikan oleh NurFadillah (25) warga Kota Pasuruan. Dia mengatakan, datang ke Puskesmas Kandangsapi  atas kemauannya sendiri. Dia sadar bahwa kesehatan merupakan harta yang utama. Oleh sebab itu harus dijaga.


"Vaksinasi sangat penting untuk  membangun imunitas tubuh melawan virus korona. Vaksin juga menjadi syarat wajib bagi pekerja di perusahaan. Hal ini akan mampu memutus mata rantai pandemi virus korona," ujar Nurfadillah yang bekerja di salah satu perusahaan di PIER Pasuruan.


Wartawan : Prabowo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan