Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

BIN Daerah Jatim Suport Puskesmas Lekok, Masyarakat Lekok Antusias Ikut Vaksinasi.



Pasuruan-PaslineNews

Masyarakat Lekok antusias melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (07/12). Target 300 orang tervaksin malah tembus hingga 433 orang tervaksin.


Masyarakat Lekok yang selama ini digambarkan enggan divaksin ternyata berbeda dengan fakta di lapangan. Sejak pagi sampai siang hari warga antusias mendatangi Puskesmas Lekok untuk mendapatkan vaksin. Mereka datang bersama keluarga. Ada juga yang datang bersama  teman-temannya. Sebanyak 210 mengikuti vaksin pertama. Dan sebanyak 223 mendapatkan vaksin kedua. Total 433 orang tetvaksin.


Menurut Kepala Puskesmas Lekok dr. Gatot, antusias warga datang ke puskesmas untuk divaksin merupakan kerja keras semua pihak. Sosialisasi  oleh tiga pilar (pemerintah, TNI, Polri) terus jalan. Khususnya kader kesehatan desa dibantu perangkat desa menggugah warganya untuk peduli kesehatannya dengan ikut vaksin.


Untuk program percepatan vaksinasi, Puskesmas Lekok berkolaborasi dengan BIN (Badan Intelejen Negara) Daerah Jawa Timur melakukan akselerasi dengan membuka layanan di hari Sabtu. "Kami membuka layanan di hari Sabtu yang notabene hari libur untuk melayani masyarakat yang tidak sempat ikut vaksin di desanya. Vaksin kali ini kami dibantu bapak camat dan disupport oleh BIN Daerah Jawa Timur," ujar Gatot diruang kerjanya usai pelaksanaan vaksin.


Dia menambahkan, kolaborasi dengan BINDa Jatim kalau bisa berlanjut sampai akhir tahun 2021 untuk menuntaskan target. Sebab, tahun 2022 program vaksinasi di prioritaskan untuk anak-anak usia  5 hingga 11 tahun. 


"Dengan suport dari BINDa Jatim kami sangat terbantu. Dan kami berharap kolaborasi ini bisa berlanjut untuk menuntaskan target vaksinasi hingga akhir tahun 2021," pungkas Gatot.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan