Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Kolaborasi Pemkot Pasuruan dengan BINDa Jatim Gelar Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Di SD Al Kautsar





 Pasuruan-PaslineNews.

Sekolah Dasar Al Kautsar Kota Pasuruan hari ini, Selasa (28/12/21) mendapat jatah  program vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun. Sekitar 800 siswa mendapat suntikan vaksin sinovac dari tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Bugul Kidul, Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, bekerjasama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur.


Dimulai sejak pukul 07.30 WIB, sejumlah murid bergiliran memasuki ruang vaksin di lantai dua sesuai kelasnya masing-masing. Anak-anak didampingi guru kelasnya mengikuti antrian dengan tertib.


Kepala sekolah SD Al Kautsar Mustakin, Spd.,Spdi., turun langsung memantau kegiatan vaksinasi di sekolah vaforit tersebut. Dia mengatakan, SD Al Kautsar mendukung program vaksin anak usia 6-11 tahun, dia berharap kegiatan vaksin tersebut dapat meningkatkan imun anak-anak dari serangan virus korona. 


" Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya petugas Nakes dari Puskesmas Bugul Kidul dan BINDa Jatim yang menyelenggarakan giat vaksin di sekolah kami. Mudah-mudahan giat vaksin ini bisa menuntaskan target kota Pasuruan mencapai 100%," ucap Mustakin ditengah kegiatan vaksinasi. 


Dia menambahkan, hampir seluruh siswanya mengikuti vaksin. Hanya ada beberapa siswa yang tidak mengikuti vaksin. 'Ada beberapa siswa yang tidak bisa ikut vaksin hari ini. Sebab, mereka sudah mengikuti vaksin di tempat lain. Seperti putra-putri TNI-Polri yang sudah divaksin mengikuti program orangtuanya. Ada juga  yang sudah mengikuti vaksin di vasilitas kesehatan lainnya. Terakhir, siswa yang mengalami sakit sehingga harus mengikuti vaksinasi berikutnya atau vaksin di puskesmas," terang Mustakin.


Menurut dr. Rahmi, Nakes Puskesmas Bugul Kidul, selain di SD Al Kautsar, Puskesmas Bugul Kidul sudah melakukan kegiatan vaksin di beberapa  sekolah di kawasan Kecamatan Bugul Kidul. "Kami sudah melaksanakan vaksinasi di beberapa sekolah dasar. Jumlah anak yang divaksin bervariasi. Di SD Al Kautsar ini jumlah siswanya lumayan banyak sekitar 800 anak," ucapnya.


Vaksin untuk anak usia 6 hingga 11 tahun ini menjadi pengalaman yang menarik sekaligus menantang buat dr. Rahmi dan kawan-kawan. Perempuan yang sehari-harinya bertugas di Puskesmas Bugul Kidul ini merasa ada tantangan tersendiri ketiga ada anak yang ketakutan divaksin bahkan ada yang mencoba lari. Yang namanya anak-anak, kejadian itu menjadi momen yang sangat lucu. Dengan bahasa keibuan yang halus, anak-anak itu dibujuk, dirayu, dan akhirnya mau divaksin.


Wartawan : Prabowo.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan