Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Di Kota Pasuruan, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pepohonan




Pasuruan-PaslineNews.

Hujan lebat disertai angin kencang menumbangkan banyak pepohonan di Kota Pasuruan, Minggu (26/12/21). Dari pantauan wartawan media ini, di kawasan Kelurahan Sebani, di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, sebuah pohon Jati berukuran sedang roboh dan menimpa sebuah warung. Akibatnya, warung yang setiap hari berjualan mie ayam tersebut rata dengan tanah. Pohon jati yang berada disisi timur jalan tersebut roboh kearah barat dan menimpa warung tersebut yang berada di sisi barat jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sejatinya ada tiga pohon Jati yang tumbang. Dua pohon lagi yang berada di sisi barat jalan roboh kearah barat di persawahan sehingga tidak ada korban. 


Pohon tumbang juga terjadi di kawasan Pedukuhan Ngegot, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Pohon Trembesi (Jati Londo) di sisi utara jalan tersebut tumbang melintang jalan. Namun pohon berukuran sedang  tersebut tertahan pagar tembok setinggi 4 meter yang berada di sisi selatan jalan. Sehingga tidak sampai menutupi jalan. Namun masyarakat sempat menutup jalan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.


Di pelataran kantor Koperasi Pegawai Telkom (Kopegtel) di jalan Panglima Sudirman. Pohon mangga berdiameter lebih dari satu meter roboh dan menimpa sejumlah kendaraan yang sedang parkir di bawahnya. Dari kejadian tersebut sekitar lima buah motor mengalami rusak berat. Dan tidak ada korban jiwa.


Yang paling parah, sebuah pohon Akasia tua berdiameter sekitar satu meter lebih roboh melintang di Jalan Lombok, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dan menimpa sebuah mobil Suzuki X-Iver warna hitam. Mobil dengan Nomor Polisi N 1567 WB tersebut mengalami rusak parah dibagian atapnya.


Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan harus  bersusah payah memindahkan batang kayu dari atap mobil. Dibantu petugas dari Dinas lingkungan Hidup (DLH), TNI, Polri beserta masyarakat butuh waktu sekitar 30 menit untuk mengevakuasi batang kayu dati atap mobil. Hery, pemilik mobil, menaksir kerugiannya sekitar Rp 100 juta.


Kepala BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi turun langsung memimpin anak buahnya bekerja keras membersihkan pohon tumbang yang melintang di jalan-jalan di Kota Pasuruan termasuk kejadian  di Jalan Lombok.


Dia harus membagi anak buahnya menjadi empat kelompok. Hal tersebut dilakukan agar proses evakuasi pohon - pohon tumbang yang melintang di jalan bisa dengan cepat dilakukan dan lalu lintas bisa normal kembali.


"Petugas BPBD sifatnya hanya melakukan pembersihan agar jalan kembali lancar. Selanjutnya kayu - kayu yang sudah dibersihkan dari jalan akan diangkut petugas dari DLH," ucap Samsul usai membersihkan pohon tumbang di Jalan Lombok.


Dia menambahkan, angin ribut menumbangkan banyak pepohonan di Kota Pasuruan. Yang paling menonjol terjadi di Jalan Lombok karena ada korban yakni sebuah mobil. "Untuk sementara, di wilayah Kota Pasuruan tidak ada korban jiwa dalam kejadian alam tersebut,' ujar Samsul.


Pohon tumbang juga membawa dampak putusnya kabel-kabel telekomonikasi dan kabel milik PLN. Di beberapa tempat banyak terlihat kabel-kabel  bergelantungan hingga menyentuh tanah. Hal tersebut tentu sangat berbahaya jika tidak segera ditangani terutama kabel bertegangan milik PLN.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan