Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Komisi-3 Akan Panggil Direktur CV. Mitra Tangguh Pemenang Lelang Paket Pekerjaan Pavingisasi Plus Drainase di Kelurahan Tambaan

Pembangunan drainase di Jalan Sumatra. Inside: Ismu Hardiyanto, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Pasuruan.



Pasuruan-PaslineNews.

Komisi -3 DPRD Kota Pasuruan akan memanggil direktur CV. Mitra Tangguh, pemenang lelang paket pekerjaan saluran air dan pavingisasi senilai Rp 643 juta, tahun anggaran 2021, di Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.


Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi 3, Ismu Hardiyanto, Selasa (03/08/21). Menurut Ismu, pemanggilan tersebut terkait tanggungjawab direktur CV. Mitra Tangguh sebagai pemenang lelang, terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Sebab, saat dilakukan Sidak (inspeksi mendadak), Senin (03/08), orang yang mengaku sebagai pelaksana di lapangan justru tidak tahu nama direktur CV. Mitra Tangguh.


"Ini aneh, pelaksana kok tidak tahu nama direktur CV. Mitra Tangguh pemenang lelang. Masalah ini menjadi perhatian serius komisi 3. Dengan memanggil direktur CV. Mitra Tangguh, kami akan cari tahu  siapa sesungguhnya pemenangnya. Apa dia benar-benar pemenang atau ada orang lain dibalik pemenang lelang ini. Hal ini bagian dari tugas  komisi 3 menjalankan fungsi kontrolnya mengawasi proyek yang menggunakan uang rakyat ini, agar pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas baik sesuai ketentuan. Pertemuan kami agendakan hari Senin depan," jlentreh Ismu usai lakukan Sidak.


Anggota komisi 3 lainnya Helmi, mendukung pernyataan Ismu. Menurutnya, masalah CV. Mitra Tangguh  itu bisa menjadi preseden kurang baik dalam pembangunan daerah. Kepastian dan tanggungjawab harus diperhatikan serius oleh rekanan pemenang lelang. Jangan sampai pekerjaan menjadi asal jadi tidak sesuai perencanaan. "Dari Sidak yang kami lakukan, ada beberapa temuan yang akan kami rekomendasi ke dinas yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Ada beberapa masalah tehnik, juga masalah non tehnik seperti masalah CV. Mitra Tangguh, "ujar politisi PAN ini.


Selain Sidak proyek di Kelurahan Tambaan, komisi 3 juga mengawasi paket pekerjaan jalan plus drainase  senilai Rp 899,4 juta di Jalan Sumatra, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo. Dari hasil pengawasan di dua lokasi tersebut, ada beberapa catatan yang akan  direkomendasikan ke dinas yang menjadi leading sektor proyek tersebut. Diantaranya, masalah garis elevasi drainase atau saluran air, kerapian pekerjaan dan kualitas material.


"Di dua lokasi yang kami Sidak, Kami menyoroti garis elevasi saluran air agar betul-betul diperhatikan oleh pelaksana. Jangan sampai ada genangan air dimana-mana hanya persoalan drainase tidak bisa menyerap air ketika hujan nanti. Kami juga menemukan material yang kualitasnya kami ragukan. Seperti U-dit di jalan Sumatra dan paving di Kelurahan Tambaan. Kami membawa contoh material itu untuk kami uji di laboratorium. Apa benar beton U-dit dan kualitas paving itu sudah sesuai ketentuan, seperti klasifikasi K-400 untuk paving, ," terang Ismu didampingi seluruh anggota komisi -3.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan