Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Prihatin Peningkatan Kasus Covid-19 Dan Peduli Keselamatan Nakes, DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan Beri Bantuan Pakaian APD Ke Sejumlah Puskesmas



Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan, H.M Hasjim Asjari (tengah), didampingi jajaran pengurus, menyerahkan bantuan pakaian APD kepada dr.g. Andriani, Kepala Puskesmas Karangketug


Pasuruan-PaslineNews

DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan membagikan sejumlah alat pelindung diri (APD) ke Puskesmas se-Kota Pasuruan, Rabu (21/07/21). Kegiatan bagi-bagi APD tersebut merupakan bentuk keprihatinan Partai Nasdem karena semakin meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Kota Pasuruan.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan H.M. Hasjim Ashari menuturkan, pihaknya merasa prihatin dengan tingginya tingkat penularan Covid -19 di Kota Pasuruan. Hal itu membuat pekerjaan tenaga kesehatan (Nakes) menjadi lebih berat. Dengan semakin beratnya tugas Nakes berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan APD.  Apalagi banyak Nakes yang tertular virus corona karena kelelahan atau penyebab lainnya.

"DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan merasa prihatin dengan semakin tingginya tingkat penularan Covid-19, apalagi banyak tenaga kesehatan yang menjadi korban keganasan virus ini. Oleh sebab itu, kami membantu dengan membagikan pakaian APD ke sejumlah Puskesmas. Diantaranya, Puskesmas Sekar Gadung, Bugul Kidul, Gadingrejo, Kandangsapi dan Puskesmas Karangketug. Masing-masing kami beri 10 stel pakaian APD. Semoga dengan bantuan pakaian APD ini akan membantu kelancaran dan keselamatan petugas Nakes," papar Hasjim.

Kepala Puskesmas Karangketug, dr.g.Andriani, memberi penghargaan yang sebesar-besarnya atas bantuan pakaian APD dari Partai Nasdem Kota Pasuruan, dan mengucapkan beribu terima kasih kepada jajaran pengurus Partai Nasdem yang peduli akan keselamatan Nakes. Menurutnya, dengan bantuan tersebut tenaga kesehatan di Puskesmas yang dia pimpin akan lebih  tenang dan lebih fokus menjalankan tugas. Namun, dari sisi jumlah, dia berharap di tambah lagi. Begitu juga dengan jenis kainnya, tidak hanya kain dari bahan serat polimer (plastik) tapi juga pakaian APD dari jenis kain lembut (non plastik).

"Saya ucapkan terima kasih kepada DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan yang telah memberikan bantuan pakaian APD. Kalau ada bantuan lagi kami dengan senang hati menerimanya. Selain pakaian APD dari bahan serat polimer,  saat ini kami juga butuh  pakaian APD dari jenis kain lembut, yang setiap hari kami pakai untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Sedangkan pakaian APD  dari bahan serat polimer (plastik) itu kita gunakan untuk pelayanan khusus orang yang terkonfirmasi atau positif Covid-19," ucapnya, di tempat kerjanya, Kamis (22/07/21).



Wartawan : Prabowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan