Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Mangkir Dari Tugas Partai, Teno Terancam Dieliminasi



Pasuruan-PaslineNews.

Tidak hadirnya Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo (Teno) dalam acara Musancab dan Rakercab di salah satu resto di Kota Pasuruan, Kamis (17/06),  direaksi oleh jajaran pengurus ranting dan PAC. Mereka memosi tidak percaya mantan Wali Kota Pasuruan periode 2016-2021 tersebut dan menuntun diganti.

Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan H.Tedy Armanto menuturkan, sikap pengurus ranting dan PAC tersebut dinilai wajar. Setelah kalah di Pilkada 2020 lalu,  Teno tidak pernah menampakkan batang hidungnya. Bahkan, agenda partai secara nasional yakni Musancab dan Rakercab yang mestinya di gelar di bulan Pebruari akhirnya tertunda hingga hari ini (Kamis/17/06). 

"Hal tersebut bukan berarti pengurus tidak bergerak, tapi, kami kesulitan berkomunikasi dengan Teno. Sejak tanggal 17 Pebruari lalu saya berupaya kontak dengannya, namun sulit berkomunikasi lebih serius. Kalaupun bisa berkomunikasi, Teno selalu ngeles untuk hadir di kota yang pernah dipimpinnya ini. Dia selalu bilang nanti-nanti sampai DPD mengambil langkah dan memerintahkan kami untuk menggelar Musancab dan Rakercab hari ini," ucapnya.

Tedy menambahkan, absennya Teno di acara Musancab dan Rakercab tersebut, sudah dilaporkan ke DPP Partai PDIP. Selanjutnya terserah pusat. "Masalah ini kami serahkan ke pusat, biar pusat yang memutuskan. Apapun keputusan pusat kami siap laksanakan. Saya dan teman-teman pengurus ikut garis kebijakan partai karena kami orang partai dan bukan orangnya partai," ujarnya diplomatis.

Edy Paripurna Wakil Ketua DPD PDIP Jatim mengatakan, dengan tidak hadirnya ketua DPC Kota Pasuruan dalam Musancab dan Rakercap, pengurus daerah akan mengusulkan ke DPP agar bisa menentukan ketua. Selanjutnya  pimpinan pusat akan mengevaluasi baik ketua maupun pengurus DPC PDI Kota Pasuruan.  

"Mungkinkan akan digelar Rakercabsus untuk menentukan ketua DPC Kota Pasuruan yang baru. Hal ini penting. Sebab, saat ini butuh pimpinan yang mampu mengkonsolidasi kekuatan partai, menyusun strategi dan kerja keras untuk meraih target empat sampai lima kursi di Pileg 2024 nanti.  Bagaimanapun Kota Pasuruan ini pernah berjaya dalam  pemilu legeslatif," tutup Edy.


Wartawan: Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan