Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Rawan Mony Politik, Bawaslu Lakukan Patroli Di Masa Tenang

Rapat Koordinasi Pemetaan Kerawanan Pada Pilkada Kota Pasuruan (01-02/12) 



Pasuruan-PaslineNews

Pengawas Kecamatan bekerja sama dengan kelurahan akan melakukan patroli ke setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) di masa tenang,  tiga hari menjelang pemilu kepala daerah Kota Pasuruan tanggal 09 Desmber tahun 2020. Patroli itu dilakukan untuk menekan rawan mony politik. Bawaslu juga akan  membersihkan alat peraga kampanye, mulai tanggal 06 pukul 00.00 WIB (dini hari) sampai tanggal 08 Desember 2020, 

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Kota Pasuruan M. Anas Muslimin, saat membuka Rapat Koordimasi pemetaan Kerawanan pada  pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Pasuruan tahun 2020, di Hotel BJ Perdana Kota Pasuruan, Selasa  (01/12). 

"Di masa tenang selama tiga hari itu biasanya masyarakat mendapat godaan mony politik. Untuk menekan praktik mony politik,  pengawas pemilu kecamatan bersama dengan petugas kelurahan akan melakukan patroli di seputar area TPS. Kami juga akan membersihkan APK (Alat Peraga Kampanye) mulai dari baliho berukuran besar hingga pamflet yang ditempel di dinding, "kata Anas. 

Lanjut Anas, selain rawan mony politik, pihaknya juga melakukan pemetaan kawasan rawan konflik pilkada, TPS rawan kekacauan, TPS rawan banjir dan TPS rawan penularan Covid-19. Untuk TPS rawan banjir, seperti di kawasan langganan banjir di Kelurahan Karang Ketug, Randusari dan Kelurahan Blandongan, Bawaslu merekomendasi agar KPPS untuk menentukan TPS alternatif. Jika banjir benar-bear datang, kegiatan pemungutan suara bisa segera dipindahkan ke TPS alternatif. 

Untuk TPS rawan penularan Covid-19, Bawaslu menemukan beberapa TPS yang lokasinya sangat sempit, ditemukan juga TPS yang berada dipelataran rumah sakit. Keduanya rawan penularan Covid-19. Bawaslu merekomendasi agar dicarikan ganti tempat yang relatif luas, dan diluar pelataran rumah sakit. 

Selain itu, Bawaslu juga memetakan TPS di kawasan yang berpotensi kisruh. Indikasinya, TPS yang berada di dekat rumah atau pelataran rumah milik tim sukses paslon, TPS yang berada dekat dengan kediaman anggota dewan, dan TPS-TPS yang saling berdekatan. Yang terakhir ini dikhawatirkan salah kamar dan salah distribusi surat suara. Satu lagi yang dinilai bisa memicu kisruh yaitu masih ada warga yang belum memliki E-KTP. Paling banyak warga dikawasan utara Kota Pasuruan dan rumah susun. 

"Untuk meredam hal tersebut, Bawaslu merekomemdasi agar TPS tidak ditempatkan di dekat rumah tim sukses paslon. TPS tidak boleh saling berdekatan dan sebaiknya diberi jarak masing-masing dekat dengan kediaman pemilih. Bawaslu meminta para lurah untuk mendorong warganya segera mengurus E-KTP, atau jika waktunya mendesak,  lurah bisa memberikan surat keterangan sebagai warga kelurahan setempat, "jlentreh Anas. 

Melihat potensi kerawanan-kerawanan tersebut, dalam melakukan fungsi pengawasan, tambah Anas, rentan sekali terjadi  intimidasi dan ancaman keamanan bagi petugas pengawas dilapangan. Untuk itu,  Bawaslu meminta bantuan polisi dan TNI untuk menjaga keamanan petugas pengawas pemilu di lapangan. 

"Pemetaan Kerawanan pada pilkada Kota Pasuruan 2020, merupakan langkah antisipatif dari masalah-masalah yang bakal muncul dilapangan dan berpotensi terjadi gesekan horisontal. Untuk itu, perlu dibangun kerjasama dan sinergitas stakeholder pemilu kada yakni, Bawaslu, KPU, Kepolisian, TNI dan Pemerintah Kota Pasuruan, juga masyarakat. Forum inilah sebuah langkah membangun sinergitas tersebut, "ucap Anas. 

Rapat Koordinasi Pemetaan Kerawanan pilkada Kota Pasuruan 2020 ini berlangsung selama dua hari. Diikuti oleh Babinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah dari Kecamatan Purworejo dan Kecamatan Gading Rejo (Selasa 01/12). Dari Kecamatan Bugul Kidul dan Kematan Panggungrejo (Rabu 02/12). Narasumber Ketua Bawaslu, Ketua KPU, Kasdim 0819 Pasuruan dan Kasat Intel Polres Pasuruan Kota. (BW). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan