Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pemabuk Berbuat Onar Dibacok Orang




Pasuruan-PaslineNews

 Seorang pemabuk berbuat onar di kampung orang  dibacok warga. Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa (29/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB di Dusun Karang Anyar, Desa Dandang Gendis, Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. 

Mn (25) warga Dusun Masangan, Desa Paras Rejo, Kecanatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan saat itu mabuk berat  minuman keras yang ditenggaknya. Entah kapan minumnya, tiba-tiba dia berteriak-teriak di sebuah warung kopi di dusun Karangannyar, Kecamatan Nguling sambil meminta uang. Tidak cukup teriak, dia juga menendang sepeda motor milik warga hingga roboh. 

Kemudian dia berjalan kaki. Terakhir dia berhenti di sebuah rumah milik AS (47) yang berada di tepi jalan raya Nguling-Grati. Kebetulan anak AS , R sedang berada di depan rumahnya. Tanpa banyak cakap, MN langsung memukul kepala R dengan botol miras yang dibawanya. Kejadian tersebut disaksikan orang tua R, AS. Tidak terima anaknya di pukul, AS masuk kerumahnya kemudian kembali dengan membawa sebilah parang(pedang). Lantas mengayunkan pedangnya ke pinggang sebelah kiri MN. Karena pengaruh alkohol, MN masih sempat berjalan hingga akhirnya roboh dengan luka sobek di pinggang. Dia pun ditolong warga sekitar dan dilarikan ke RSUD Grati. 

Kejadian penganiyaan dengan senjata tajam tersebut ditangani Polsek Grati Polres Pasuruan Kota. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Melakukan visum er repertum terhadap MN yang belum sadarkan diri sampai saat ini dan mencari kebaradaan pelaku pembacokan, AS yang diduga melarikan diri usai melakukan pembacokan. (Humas Polres Pasuruan Kota/B.) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan