Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Kembangkan Wisata Dam Pleret, Bumdes Rukun Makmur Serahkan 3 Unit ATV Kepada Pokdarwis Dam Pleret 1904.

Peni Sulistyo menyerahkan 3 unit ATV kepada ketua Pokdarwis Dam Pleret 1904, Heru yulian bayu ardi, 


Pasuruan-PaslineNews

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rukun Makmur Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, menyerahkan tiga unit ATV (All Terrain Vehicle ),  kepada  Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dam Pleret 1904, unit usaha milik Bumdes Rukun Makmur.  Diserahkan langsung oleh ketua Bumdes Rukun Makmur, Peni Sulistyo kepada Heru yulian bayu ardi, Ketua Pokdarwis Dam Pleret 1904 di Dam Pleret, Jumat(11/12) malam. Acara serah terima tersebut disaksikan oleh Kepala Desa  Pleret, Agus Supriyono, Ketua BPD Desa Pleret, M. Soleh, dan  pembina Pokdarwis Dam Pleret 1904, Mualif arif. 

Direktur Bumdes Rukun Makmur, Peni  Sulistyo mengatakan, tiga unit ATV atau motor roda empat segala medan yang diserah terimakan kepada Pokdarwis Dam Pleret 1904 itu  bertujuan untuk mengembangkan wahana wisata Dam Pleret 1904. Tiga unit ATV tersebut dibeli dengan menggunakan dana dari Bantuan Keuangan Khusus Bumdes, Program Pemberdayaan Bum Desa Dalam Rangka Penanganan Dampak Covid-19 pemerintah Provinsi Jawa Timur 2020.

"Bumdes Rukun makmur memdapat bantuan sebesar Rp 50 juta.  Sebesar  96% nya atau Rp  48 juta untuk pembelian barang untuk pemenuhan kebutuhan berdasar RAP yang telah disusun, seperti pengadaan kendaraan ATV. Sedangkan empat persennya atau Rp 2 juta untuk biaya operasional. Sebab, penyusunan anggatan ini penuh dengan proses, mulai sosialisasi, musdes dan sekarang tahapan terakhir, "ujar Peni saat memberikan laporannya dalam acara, Musdes Insidentil Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bum Desa, Program Pemberdayaan Bumdesa Dalam Rangka Penanganan Dampak Covid-19 Provinsi Jawa Timur Tahun 2020, Bumdes Rukun Makmur Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. 

Peni menambahkan, Dana Bantuan khusus Keuangan (BKK) dari Pemerintah provinsi tersebut, di Kabupaten Pasuruan, diberikan kepada empat desa. Yaitu, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek; Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari; Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi; Dan Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari. 

"Kita bersukur mendapat dana ini untuk mengembangkan wisata Dam Pleret. Sesuai petunjuk pembina Pokdarwis Dam Pleret 1904, bapak Mualif Arif, apa yang sudah kita terima harus dikembangkan dan dilestarikan, bagaimana prasarana yang sudah kita miliki bisa berkembang. Saya pesan pada pokdarwis karena ini impian kami, dalam pengembangan wisata Dam Pleret, kita bisa mengembangkan sayap sampai ke RW 5. Di sana ada bank sampah bisa untuk wisata edukasi," ucap istri M. Soleh, Ketua BPD Pleret.(B.). 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan