Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG
Pasuruan-PaslineNews.
Membangun masyarakat dengan pola hidup bersih dan sehat tidaklah mudah. Namun, dengan kerja keras dari semua pihak, baik dari pemerintah, masyarakat dan stake holder lainnya, Kota Pasuruan selangkah lagi menjadi kota sehat dan bersih. Salah satu indikatornya adalah sudah hampir tidak ada orang buang air besar di sembarang tempat atau ODF (Open Defecation Free). Masyarakat yang sudah sadar tidak membuang air besar di sembarang tempat (ODF) sudah mencapai 94,3%.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Pasuruan, Diah Permitasari menuturkan, ada delapan belas kelurahan sudah mencapai 100% ODF, lima belas kelurahan mencapai 75-99% ODF dan satu kelurahan mencapai 72,25% ODF, yaitu Kelurahan Kebonsari.
Langkah dan strategi pemerintah mewujudkan masyarakat berbudaya bersih dan sehat dilakukan melalui kelompok kerja PKP (Pengembangan Kawasan Permukiman) yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah ( OPD). Program percepatan target 100 % akses sanitasi terus ditingkatkan. Untuk itu diperlukan dukungan data, dana, dan desain. Hal itu dilakukan pemerintah setelah berakhirnya kegiatan bantuan dari pemerintah pusat melalui IWINS (Initiatives for Watsan Improvement Through Networking Support), terkait, sekolah lapangan.
Untuk kegiatan pemenuhan sarana dan prasarana sanitasi berupa pembangunan jamban individu dan komunal, serta IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah), pemerintah menggunakan dana dari APBD, DAK dan Dakel (Dana Kelurahan). "Guna percepatan akses jamban, setiap penerima RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) wajib membangun jamban jika belum memliki akses sanitasi (jamban), " ucap Permitasari, Rabu (04/11).
Selain pembangunan fisik, lanjut Mita, pemerintah juga melakukan kegiatan sosialisasi budaya hidup bersih dan sehat." Selain sosialisasi secara berkala melalui kader lingkungan (Dinas Kesehatan), pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan (DLHKP), menggelar lomba Kampung Hebat yang mana salah satu aspek penilainnya terkait akses jamban serta tidak adanya jamban terbang di sepanjang bantaran sungai, "tutup Diah Permitasari. (B.).
Komentar
Posting Komentar