Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pelayanan IGD Kembali Dibuka

 


Pasuruan-Pasline News. 

Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan, kembali di buka hari ini Sabtu (08/08) pukul 14.00 WIB, setelah ditutup selama 24 jam sejak hari Jumat kemarin. 

Informasi tersebut disampaikan Oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat via sambungan seluler, Sabtu (08/08). 

Dia menerangkan, IGD dibuka kembali setelah dilakukan sterilisasi di seluruh ruangan. Dan saat sterilisasi, pasien IGD sudah dipindahkan ke ruang perawatan. 

Disamping itu, Satu orang tenaga medis yang positif Covid-19 sudah diisolasi di rumah sakit untuk dilakukan treatment.

Pihak rumah sakit juga melakukan tes swab kepada sebelas orang yang kontak erat dengan penderita dan bergejala Covid-19. 

Dua belas orang lainnya yang kontak erat dengan penderita juga dites rapid tapi tidak bergejala, namun satu orang menunjukan hasil reaktif. Total yang ditracing 23 orang tenaga medis. 

Menurut Kokoh, dihentikannya pelayanan sementara IGD kemarin, Jumat (07/08), akibat terpaparnya satu orang tenaga medis yang positif Covid-19. 

"Penutupan tersebut merupakan langkah cepat pihak rumah sakit mengantisipasi penularan Covid-19 ke bagian lainnya, untuk dilakukan sterilisasi dengan semprotan disinfectant di seluruh ruangan, " Tutup Kokoh. (B.). 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan