Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

PMDM Luruk PT. Satoria Aneka Industri, Ajukan Delapan Tuntutan.


Pasuruan-Pasline News.
Perusahaan PT. Satoria Aneka Industri, produsen cairan infus di Jalan Raya Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, didemo oleh dua ratusan orang yang tergabung dalam  Pembela Menuju Desa Maju (PMDM) Pasuruan, Kamis (23/07).

Dalam aksi tersebut, ada 8 tuntutan  yang disuarakan PMDM. Yaitu, kejelasan tentang Pengelolaan Air tanah, Peraturan Daerah Pasuruan no 25 tentang pengelolaan air tanah, masalah Surat Izin usaha, kejelasan lokasi titik pengeboran air serta kapasitasnya, kejelasan dokumen UKL/UPL, dokumen Amdal dan rancangan instalasi pengelolaan air limbah.

Delapan tuntutan itu disampaikan oleh sebelas orang perwakilan PMDM, gabungan masyarakat dengan LSM Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMCM) dan LPPNRI, dalam audiensi dengan pihak PT Satoria Aneka Industri.

Dari beberapa perwakilan PMDM, mengaku mengantongi bukti-bukti terkait masalah limbah. Seperti yang disampaikan oleh Hanan, ketua DPP PMDM. Menurutnya, ada indikasi kebocoran instalasi air limbah yang masuk ke dalam Sungai Welang.

"Gerakan kami ini demi untuk kebaikan semuanya. Untuk kemaslahatan masyarakat sekitar pabrik dan juga untuk kebaikan perusahaan ini agar tidak ada fitnah, "ujar Hanan.

Terkait masalah ketenagakerjaan, disampaikan oleh Rois alias Gus Ujay. Dia mengatakan, ada ketimpangan dalam sistem ketenagakerjaan di perusahaan tersebut. Sebab, masih ada karyawan yang berstatus outsourcing, dan gajinya ikut UMK Malang. Masyarakat sekitar tidak bisa bekerja di perusahaan farmasi ini karena yang dibutuhkan adalah karyawan yang ber SDM tinggi. Dan beberapa temuan lain yang dipaparkan oleh wakil pendemo.

"Perusahaan ini berdiri di empat desa. Mestinya perusahaan ini membuat kebijakan mempekerjakan masyarakat sekitar. Kami tahu masyarakat kami memang SDMnya rendah. Tapi, tidak adakah sama sekali ruang untuk mempekerjakan masyarakat sekitar ? Kalau masyarakat sekitar dipekerjakan, akan terbangun rasa memiliki dan ujungnya, akan ikut menjaga perusahaan ini, "papar Rois.

Dalam audiensi tersebut tidak ada titik temu. Sebab, tidak ada dinas terkait yang hadir dalam acara tersebut. Seperti DLH, Disnaker dan BPKAD Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, audiens sempat memanas dengan aksi gebrak meja. Namun bisa di netralisir oleh Kapolsek Wonorejo, AKP Made J.
Akhirnya, audiens sepakat diakhiri, dan dilanjutkan hari Selasa pekan depan dengan mengundang dinas terkait.

Dari pihak PT. Satoria Aneka Industri diwakili Direktur GA, Ricky Paya Oktavia mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun bersama masyarakat, pemerintah dan perusahaan. Kita benar-benar  konsisten membutuhkan peran serta masyarakat.

Pada intinya pertemuan ini untuk memperbaiki semua demi kebaikan  kawasan Wonorejo dan juga perusahaan. Dan  sementara waktu, tuntutan itu diterima dan Satoria tidak pernah menolak tuntutan.

"Tuntutan tadi kita pelajari, apa yang kurang dari kita akan kita perbaiki dengan tuntutan LSM dan dinas terkait. Untuk hari ini belum bisa menentukan poin dan  hasilnya. Kami berterima kasih atas masukan dan  kritikannya. Kita bangun bersama, bangsa ini, "tutupnya.

Dalam audiensi tersebut dihadiri Muspika Wonorejo, Danramil Wonorejo, Camat Wonorejo H.Sugeng Hariadi, dan Kapolsek Wonorejo AKP Made J. Dan acara berakhir kondusif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan