Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Ismail Nachu Jatuh Hati Kepada Gus Awiek

Muhammad Arief (Gus Awiek)

Pasuruan-Pasline News.
H. Ismail Nachu, bakal calon kepala daerah Kota Pasuruan yang santer disebut-sebut oleh ketua-ketua partai, ternyata jatuh cinta sama Muhammad Arief (Gus Awiek). Ismail Nachu lah yang mengajak Gus Awiek menjadi "pengantin" di pilkada Kota Pasuruan Tahun 2020.
Hal itu disampaikan oleh Gus Awiek melalui pesan WhatsAppnya, Minggu (28/06).

Ketua DPC PPP Kota Pasuruan itu menuturkan, ajakan Nachu pernah disampaikan terang-terangan di hadapan ketua-ketua partai kualisi PAN, Gerindra, PPP dan PKS. Nachu meyakinkan dirinya untuk maju bersama dengan dukungan partai-partai koalisi tersebut.

Dinamika politik yang berkembang di Kota Pasuruan sehingga muncul nama-nama calon N-2 dari partai-partai koalisi sembilan bintang, disikapinya datar. Menurutnya, adanya calon dari partai lain itu wajar, semua berhak mencalonkan siapa saja. 

"Cuma ibarat orag mau nikah, sebenarnya lebih pas ketika calon mempelai ada kecocokan satu sama lainnya biar tidak ada kesan kawin paksa. Sehingga ketika Allah mentakdirkan, dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan nantinya bisa ada kerjasama yang baik, "paparnya.

Kesamaan Gus Awiek dan Ismail Nachu, kedua santri milenia ini masih memegang teguh adat ketimuran. Yakni, meminta ijin dan doa restu kepada orang tua dan ulama. Salah satunya sowan ke Kyai Idris Hamid, paman Gus Awiek. 

"Saya pernah sekolah dan ngaji di pondok Salawiyah yang diasuh Kyai Idris. Sebagai orang tua dan panutan umat, wajar  kalau santri-santrinya mohon restunya dalam segala hal. Ketika kami sowan ke Kyai Idris, beliau sempat mendoakan kami dan berpesan, titip-titip NU yo wiek, "ucapnya.

Terkait ramai  banner yang bergambar dirinya, Gus Awiek mengaku tidak tahu soal itu. "Mungkin yang memasang relawan, " pungkasnya.(B.).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan