Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Kota Pasuruan Menjadi 8 Orang terkonfirmasi Covid-19


Pasuruan-Pasline News.
Tambah 3 lagi orang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Pasuruan. Ketiganya adalah keluarga seorang laki-laki yang terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya  yaitu warga Kelurahan Pertahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Terdiri dari istri (44) dan anak laki-laki nya (19) serta satu balita usia 2 tahun.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan  dr. Shierly Marlena, tiga orang tersebut diketahui terkonfirmasi setelah hasil uji swabnya turun hari ini, Kamis (07/05) sore dan positif Covid-19.

"Sebelumnya ketiga orang itu berstatus ODP (Orang Dalam Pantauan) petugas Puskesmas Gadingrejo Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. Sebab, salah satu anggota keluarganya lebih dulu ditemukan  terkonfirmasi corona, "ucap Shierly, Kamis (07/05).

Sebelum hasil uji swab ketiga orang itu turun, petugas dari Dinas Kesehatan sudah melakukan tracing atau penelusuran  terhadap orang yang kontak langsung dengan pasien positif corona asal Kelurahan Petahunan itu.  Dari keluarganya ada enam puluh orang  yang pernah kontak langsung. Dan lebih dari 40 orang tetangganya, juga orang lain yang pernah kontak langsung dengan pasien. "Dari tracing tersebut setelah dirapid-tes tim medis hasilnya hanya 6 orang yang reaktif, "terang Shierly.

"Saat ini kondisi ketiga orang terkonfirmasi ini menjalani karantina mandiri di rumahnya. Sebab, ketiganya tanpa gejala. Jadi, sampai hari ini jumlah orang terkonfirmasi corona di Kota Pasuruan sebanyak 8 orang, "tutup Shierly.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan