Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Home Industri Kota Pasuruan Mampu Produksi Pakaian APD


Pasline News.
Sebuah home industri di Kota Pasuruan telah mampu memproduksi pakaian APD (Alat Pelindung Diri). Model dan bahan yang digunakan sudah standart kesehatan. Jahitannya pun halus dan rapi layaknya produk pabrikan.

Berlokasi di kompleks perumahan Kebonagung Emas, belasan tangan terampil menjahit potongan kain menjadi pakaian APD yang wajib di pakai petugas medis kala wabah Covid-19 merebak seluruh dunia.

Perusahaan rumahan ini tidak menjual  produknya sendiri di pasaran. Tapi melayani pesanan. Suyadi pemilik home industri Sendang Karunia ini mengatakan, "Kami telah membuat contoh produk pakaian APD untuk salah satu pemesan. Kemarin kami bawa ke rekanan pemesan dan cocok. Besok (Kamis 30/04) sudah akan kami produksi".

Home industri Sendang Karunia ini awalnya produksi sepatu dan sandal. Terakhir mendapat pesanan  memproduksi sepatu khusus untuk pasukan Paskibraka. Ketika wabah corona melanda Indonesia bahkan dunia. Pasaran sepatu dan sandal menjadi ikut melemah.

Disatu sisi keberadaan masker untuk mencegah penularan corona sangat langkah dipasaran. Kalaupun ada, harganya sudah selangit. Dan ini sangat memberatkan masyarakat menengah kebawah. Berangkat dari rasa sosial ingin membantu masyarakat bisa memiliki masker dengan.harga terjangkau, juga agar usahanya tetap eksis, Suyadi memutuskan banting setir dengan memproduksi masker kain.

Diluar dugaan Pesanan masker datang dari mana-mana. Dalam satu hari minimal mampu produksi masker sebanyak 1500 pieces.

Tidak cukup dengan produk masker, Suyadi juga mengembangkan produknya membuat pakaian APD. Sebab, nasib pakaian APD sama dengan masker, langkah di pasaran dan mahal. Melihat kualitas produknya, beberapa pemesan sudah datang pada dirinya.

"Produk kami kualitasnya.tidak kalah dengan produksi pabrik besar. Harganya jelas terjangkau. Bagi yang berminat pada produk kami silahkan hubungi  083833870184, "tutup Suryadi. (B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan