Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Warga Bugul Lor Geger, Ditemukan Mayat Membusuk


Pasuruan-Pasline News.
Suliadi (56) ditemukan terbujur kaku tak bernyawa dengan kondisi bengkak dan kulit melepuh di dalam kamar di rumahnya Jl. Cemara  RT.03 RW.08 Kelurahan Bugul lor,  Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Minggu (19/04) pukul 09.00 WIB.

Penemuan Mayat tersebut menggegerkan warga sekitar. Sebab, ditengah maraknya wabah corona tiba-tiba ditemukan mayat dengan kondisi yang mengenaskan.

Aparat Kepolisian yang datang di lokasi kejadian langsung menghubungi pos Satgas Covid-19. Tidak berselang lama petugas medis dari puskesmas pembantu datang dan melakukan penyemprotan disinfectant.

Kemudian, petugas membawa jenazah Suliadi ke RDUD dr. R. Soedarsono. Setelah diperiksa, tim medis menyatakan jenazah Suliadi negatif Corona.

Pertama kali ditemukan oleh Puji Setyo Laksono (Menantu). saat dia  pulang kerja sebagai security di salah satu bank, curiga dengan aroma tak sedap yang berasal dari kamar mertuanya. Dia pun memberanikan diri membuka pintu kamar korban.
Alangkah kagetnya Puji, melihat mertuanya sudah terbujur kaku tak bernyawa. Dan yang lebih mengenaskan, badannya membengkak dan  kulitnya sudah melepuh.

Mengetahui itu, dia lantas menghubungi istrinya Ilmianus Saziyah anak korban. Dari keterangan Saziyah ini terungkap bahwa korban selama ini mengidap penyakit komplikasi darah tinggi, jantung dan diabetes.

Menurut Saziyah,  kalau siang hari korban berada di rumah istri barunya yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban alias tetangga sendiri. Baru pulang saat malam hari dan langsung masuk kamar. Jarang keluar kamar, hanya kalau ada keperluan saja. Tapi, sejak hari Jumat (17/04), korban tidak kelihatan keluar rumah.

Selama ini Korban tinggal bersama Kedua anak dan menantunya  akan tetapi  hubungannya kurang harmonis. (Rilis Humas Polres Pasuruan Kota/B.).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan