Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Program Bantuan Pembangunan 127 RTLH dan Septictank Komunal 235 Sambungan Rumah Nasibnya Remang-Remang.

Pasuruan-Pasline News.
Program bantuan pembangunan 127 RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) dan program pembangunan septictank komunal 235 sambungan rumah di Kota Pasuruan anggaran tahun 2020, nasibnya mengambang. Tidak ada kejelasan, dilanjutkan, dihentikan sementara atau dibatalkan (didrop).

Proyek yang menggunakan DAK (Dana Alokasi Khusus) itu menjadi remang-remang setelah ada intruksi dari Mentri Keuangan RI yang  membatalkan semua proyek yang menggunakan DAK untuk kebutuhan penanggulangan wabah Covid-19 di Indonesia.

Kabid Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPRP) Kota Pasuruan Budi Santoso menuturkan, pihaknya masih mencari tahu nasib program tersebut.

Dia sudah menanyakan hal itu ke KPPN ( Kantor Pelayanan Perbendaharaan negara)  malang  dan BPKAD Kota Pasuruan, keduanya sama - sama belum bisa menjawab nasib dua program itu.

"Sudah saya tanyakan ke KPPN dan BPKAD. Sebab, kedua lembaga tersebut yang menangani pencairan anggaran DAK. Jawabannya sama, keduanya tidak bisa menjawab, "ucap Budi dikantornya, Kamis (09/04).

Lanjut Budi, Total anggaran kedua program tersebut sebesar Rp 4,17 milyar. Dengan rincian, program bantuan pembangunan RTLH sebesar Rp 2,2 milyar dan program pembangunan septictank komunal dianggarkan sebesar Rp 1,97 milyar.

Program bantuan pembangunan RTLH tersebar di empat kelurahan. Yang paling banyak di Kelurahan Bugul Lor sebanyak  55 unit rumah. Berikutnya Gading rejo sebanyak 30 unit. Kemudian Kebonsari sebanyak 22 unit dan Kelurahan Mayangan sebanyak 20 unit rumah.

Bantuan yang diberikan senilai Rp 17,5 juta setiap penerima manfaat. Rinciannya, untuk belanja material Rp 15 juta dan untuk ongkos tukang sebesar Rp 2,5 juta.

Sedangkan program pembangunan septictank komunal, akan dibangun sebanyak 47 buah. Satu septictank  dianggarkan Rp 42 juta, mengcover 5 sambungan rumah. Total 235 sambungan rumah.

"Saya berharap ada kejelasan terhadap program ini.  jika boleh dilanjutkan kami siap melaksanakannya. Karena program ini sudah masuk tahapan verifikasi. Jika didrop, kami akan menghentikannya. Tapi akan kami prioritaskan masuk di anggaran tahun 2021, "ujar Budi Santoso.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan