Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Peduli Dampak Covid-19, Pokdarwis 4-7 Perum Pesona Candi-2 Bagi-bagi Paket Bahan Pangan


Pasuruan-Pasline News.
Sejumlah ibu-ibu dengan energik membagikan bingkisan kepada tukang becak yang sedang mangkal di pinggir jalan. Bingkisan berisi paket kebutuhan pangan terdiri dari, beras 3 kg, gula satu kg, mei instan lima biji dan minyak goreng satu liter,  itu diberikan cuma-cuma.

Itulah kegiatan Ibu-ibu Pokdarwis ( Kelompok Sadar Wisata ) RT04-RW 07,  Perumahan Pesona Candi-2, Kelurahan Sekar Gadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (21/04), dalam  melaksanakan bhakti sosial dampak Covid-19.

Koordinator Bhaksos Pokdarwis 4-7 PSC-2, Wasisto menuturkan, giat bagi-bagi bahan pangan tersebut ide dari anggota pokdarwis. Terinspirasi meninggalnya tukang becak yang jatuh tergeletak dijalan karena tidak makan dua hari.

kegiatan tersebut menggunakan dana swadaya anggota. dihimpun dari urunan anggota. "Dari urunan anggota, untuk bulan ini sudah terkumpul 500 paket bantuan. Satu paket senilai Rp 70 ribu, "ucap Wasisto.

Lanjut Wasisto, sasaran bhakti sosial itu adalah tukang becak, tukang sampah, satpam dan warga yang tidak mampu di lingkungan Kelurahan Sekar Gadung. "Kegiatan Bhaksos ini akan terus berlanjut hingga wabah Covid-19 mereda, "tutup Wasisto.(B.).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan