Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Libur Lebih Dari Dua Pekan, Kantin SD dan SMP Akan Mendapat Bantuan

Pasuruan-Pasline News.
Penjual makanan dan minuman (mamin) di kantin sekolah SD dan SMP se-Kota Pasuruan bisa sedikit ringan beban ekonominya. Rencananya, penjual mamin tersebut akan diberi bantuan oleh Pemerintah Kota Pasuruan. Informasi itu disampaikan  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Pasuruan M. Mualif Arif, Kamis (02/04).

Dia menuturkan, hal itu merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah  menangani dampak ekonomi akibat kebijakan pemerintah meliburkan sekolah SD dan SMP dalam upaya penanggulangan wabah Covid-19.

"Penjual mamin tersebut praktis tidak bisa berjualan selama anak sekolah libur lebih dari pekan, "ucap M. Mualif Arif, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Pasuruan di kantornya, Kamis (02/04).

Lanjut Arif, saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan sedang melakukan pendataan penjual mamin di kantin sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta. Jumlahnya bisa ratusan penjual. Di Kota Pasuruan terdapat  40 SMP dan 100 an SD negeri maupun swasta..syaratnya harus warga Kota Pasuruan.

"Di tiap sekolah,  bisa lebih dari dua bahkan empat penjual mamin di kantin. Bantuan diberikan kepada setiap KK (Kepala Keluarga) penjual, "jelas Arif.

Kapan bantuan tersebut digulirkan, Arif belum bisa memastikan. Namun dia memberi isyarat bantuan tersebut secepatnya akan dibagikan.

"Bentuk dan besarannya serta teknisnya masih diramu oleh pemerintah. Mudah-mudahan secepatnya bantuan tersebut bisa kami distribusikan, "pungkas Arif.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan