Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

DPRD Kota Pasuruan Sumbang Rp 4,1 milyar Untuk Penanganan Covid-19

Pasuruan-Pasline News.
Sekretariat DPRD Kota Pasuruan menyumbang Rp 4,1milyar, untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah Kota Pasuruan yang melakukan refokus dan realokasi anggaran, dalam upaya meningkatkan penanganan wabah Covid-19.

Menurut Sekretaris DPRD Kota Pasuruan Raden Murahanto, dana tersebut diambil dari pergeseran anggaran dari pos anggaran perjalanan dinas, pelayanan studi banding, rapat koordinasi dan rapat konsultasi.

Angka tersebut hanya mengurangi 12,8 %  dari total anggaran yang dimiliki sekretariat dewan sebesar Rp 32 milyar. Atau mengurangi jatah anggaran perjalanan dinas sebesar 34 % dari pos anggaran perjalanan dinas sebesar Rp 12 milyar.

"Anggaran Rp 4,1 milyar itu sifatnya belum tetap, bisa saja berubah tergantung kebutuhan pemerintah, "ucap Sekwan di kantornya, Rabu (08/04).

Pernyataan Sekwan tersebut diiyakan oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. M. Ismail Marzuki Hasan. Melalui sambungan telephone seluler ia menegaskan, bahwa pergeseran anggaran merupakan hasil rasionalisasi untuk misi kemanusiaan menanggulangi wabah Covid-19.

"Dana itu merupakan hasil rasionalisasi yang kita turunkan unuk kegiatan kemanusiaan akibat wabah virus corona. Namun angka itu belum tetap, bisa berubah tergantung kebutuhan pemerintah. Jika kurang, ya kita carikan lagi   dengan menggeser anggaran dari pos lainnya, "tutup Ismail.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan