Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Balita Tenggelam di Sungai Pleret Meninggal Dunia


Pasuruan-Pasline News.
Putri Nur Azizah balita perempuan empat tahun, meregang nyawa di sungai belakang rumahnya, Jl. KH. Achmad Dahlan, Kelurahan Pohjenterk, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan,. Sabtu (04/04).

Pertama kali ditemukan, oleh Ainul Yakin tetangga korban sekitar pukul 14.30 WIB, setelah mendengar ada teriakan orang minta tolong ada orang tenggelam di sungai. Ia lalu bergegas ke sungai dan mendapati korban sudah mengambang di sungai dengan posisi terlentang. Tanpa pikir panjang dia masuk ke sungai diangkatlah balita tersebut kemudian memberikan Pertolongan pertama.

Disaat yang sama datanglah M. Nasirudin (Nasir) ayah asuh korban, membantu melakukan pertolongan. Oleh Nasir korban dilarikan ke Klinik Asyifa tidak jauh dari rumah korban. Oleh pihak klinik, diarahkan ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Namun takdir berkata lain, korban sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia  sekira pukul 15.00 WIB. oleh dokter IGD RSUD. dr. R. Soedarsono.

Kemudian, Nasir yang merawat korban sejak lahir menghubungi ayah kandung korban Abdul Halim warga Jalan Dieng, Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan yang kemudian datang ke tempat kejadian.

Pihak keluarga memakamkan jenazah Putri RA hari itu juga pukul 19.00. WiB (malam) di pemakaman umum Kelurahan Pohjentrek. Pemakaman tersebut tanpa memberitahukan atau melapor ke pihak Kepolisian.

Pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kepergian Putri dan tidak berkenan melaporkan ke Kepolisian serta menolak divisum atau diotopsi. Dengan kejadian tersebut pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan visum atau otopsi. (Rilis Humas Polres Pasuruan Kota/B.).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan