Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Walau Minimalis Reward Cair Tahun Ini


Pasuruan-Pasline News
Tahun 2020 ini, KONI Kota Pasuruan akan cairkan dana reward untuk atlet dan pelatih berprestasi ditahun 2019. Keterangan tersebut disampaikan oleh Ketua KONI Kota Pasuruan, Herman Suryanto saat hadir dalam Kejuaraan Bulutangkis Kota Pasuruan 2020 di aula gedung Pancasila Jalan Hasanudin Kota Pasuruan, Kamis (20/03).

Dia menuturkan, dana reward tersebut dipastikan cair tahun ini. Namun tidak besar, disesuaikan dengan anggaran. "Dana reward akan dicairkan tahun ini (2020) namun minimalis, "ucapnya tanpa menyebut angka.

Tersendatnya pencairan dana reward di medio 2019 lalu, lanjut Herman, disebabkan dana KONI tersedot diajang Porprov Jatim tahun lalu. "Diluar dugaan pengeluaran anggaran lebih besar dari estimasi, "ujar Ketua KONI periode 2020-2024 ini.

Diketahui, dana reward atlet dan pelatih berprestasi di tahun 2019 tidak kunjung dicairkan hingga masuk tahun anggaran 2020. Waktu itu Ketua KONI masih dijabat Sugeng. Hal itu  mengecewakan wali atlet. Hingga hadir ke gedung wakil rakyat sebulan yang lalu untuk wadul ke komisi 1 dan komisi 2.

Merespon masalah itu, hari Rabu (11/03) Komisi 1 dan Komisi 2 memanggil pengurus KONI. Salah satu yang di bahas adalah soal dana reward.

Ketua Komisi 1 Sutirta, menyayangkan tersendatnya dana reward tersebut. Menurutnya dana reward itu untuk memotivasi atlet-atlet Kota Pasuruan agar meningkatkan performanya. "Dana reward itu sudah ada. Itu harus diberikan untuk memotivasi atlet. Kalau tidak, kita akan cari tahu, kemana  larinya dana itu, "terang Sutirta, usai hearing dengan KONI, Rabu (11/03).(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan