Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pulang Kunker Legeslator Kota Pasuruan Dicek Kesehatannya


Pasuruan-Pasline News
Sepulang kunker dari Semarang, Kudus dan Boyolali, 30 orang anggota DPRD Kota Pasuruan diperiksa kesehatannya oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan di kantor DPRD Kota Pasuruan, Minggu (21/03).

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendektesi kesehatan anggota legeslatif dari virus covid-19 (Corona). Sebab, daerah yang dikunjungi yakni Semarang telah jatuh korban akibat virus corona dengan  dua orang meninggal dunia.

Menurut dr. Ahmad Shohib, tim medis dari Dinkes memaparkan, pemeriksaan kesehatan dengan cek suhu badan merupakan langkah pencegahan dini sesuai dengan Protap  (ProsedurTetap Pelaksanaan) penanganan pencegahan virus covid-19 (Corona).

"Anggota dewan tersebut adalah orang dalam resiko (ODR) setelah bepergian ke daerah terdampak. Penanganannya dengan cara cek suhu badan dan indikator lainnya sesuai protap, "terangnya.

Ahmad Shohib menambahkan, setelah diperiksa hari ini, anggota legeslatif itu dipantau 14 hari kedepan. Sebab, masa inkubasi virus Corona selama 14 hari. "Nomer ponsel seluruh anggota legeslatif kita catat dan kita pantau perkembangannya melalu ponsel. Dan jika ada yang mengalami gejala flu dan batuk kita sarankan segera ke Puskesmas terdekat atau ke rumah sakit, "ujar dokter yang berdinas di Puskesmas Kandangsapi itu.

Wakil Ketua Pimpinan DPRD Kota Pasuruan Farid Misbah mengatakan, seluruh anggota legeslatif kooperatif dengan pemeriksaan medis oleh tim medis Dinkes. Hal itu demi untuk kebaikan bersama.

Menurut Farid, di daerah kunjangan kerja, seluruh anggota legeslatif tersebut tidak kemana-mana selain tujuan yang sudah diagendakan. Selebihnya, banyak beristirahat di hotel.

"Di daerah tujuan kunjungan kerja, kami juga diperlakukan sama, terkait pencegahan virus Corona.  Kami diperiksa dengan alat deteksi panas tubuh setiap kali masuk ke kantor Legeslatif . Dan selalu membersihkan tangan dengan cairan hand sanitezer yang disediakan tuan rumah. Begitu juga di hotel dan bandara udara,  juga ada pemeriksaan kesehatan yang sama, "tutup Farid.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan