Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pulang Dari Bali Siswa dan Guru SMPN 8 Kota Pasuruan Dinyatakan Sehat Negatif Corona


Pasuruan-Pasline News
Sejumlah 203 siswa dan 17 orang guru UPT SMPN 8 Kota Pasuruan dinyatakan sehat atau negatif dari virus Covid-19 (Corona), setelah dicek suhu badan dan dua indikator lainnya oleh dr. Marta dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, sepulang dari study tour dari Bali. Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Pasuruan Mudayani, S.Pd, M.Pd di kantornya, Selasa (17/03) pagi.

Dia menuturkan, sepulang dari study tour Senin malam pukul 23.00 WIB, seluruh rombongan diminta tetap tinggal di sekolah menunggu pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan esok harinya..

"Ketika di Bali saya menghubungi Dinas Kesehatan untuk melakukan cek kesehatan seluruh rombongan setibanya di sekolah. Namun Dinas Kesehatan menyanggupi esok harinya (Selasa). Oleh sebab itu, ketika tiba di sekolah tengah malam, saya putuskan untuk menunggu di sekolah hingga pagi. Dan saya tegaskan itu bukan di karantina, "ujar Mudayani.

Setelah diperiksa oleh Dinas Kesehatan dan dinyatakan sehat. Seluruh siswa diijinkan pulang. "Setelah dinyatakan sehat oleh dokter, anak-anak kita ijinkan pulang. Dan belajar di rumahnya masing-masing sampai tanggal 28 Maret, sesuai dengan Surat Edaran Walikota dan Surat Pemberitahuan dari Kepala Dinas Pendidikan terkait pencegahan dini virus corona, "papar Mudayani.

Lebih lanjut ia menuturkan, study tour siswa kelas 8 SMPN 8 Kota Pasuruan ke Pulau Bali harus pulang lebih awal, Rombongan tiba di sekolah hari Senin (16/03) pukul 23.00 WIB. Rencananya pulang Hari Selasa (17/03) pagi. Keputusan itu dilakukan  karena ada Surat Edaran dari Plt Wali Kota Pasuruan terkait pencegahan dini virus corona.

"Kami bersyukur bisa pulang dengan kondisi sehat. Tidak satupun terindikasi virus corona. Ini melegakan kita semua. Guru, wali murid dan semua masyarakat, "tutup Mudayani.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan