Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pemkot Pasuruan Pangkas Jam Kerja PNS.


Pasuruan-Pasline News
Jam kerja  Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, mulai hari Selasa (24/03) akan dipangkas hingga pukul 12.00 WIB. Keputusan tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi pencegahan Covid-19 (Corona), di ruang Suropati Pemkot Pasuruan, Senin (23/03).

Plt. Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo menuturkan, Pemerintah Kota Pasuruan melakukan efisiensi waktu dengan memampatkan jam kerja  mulai jam 08.00 WIB. Sampai pukul 12.00 WIB untuk pembatasan keramaian.

Kantor yang sifatnya pelayanan masyarakat, jam kerja tidak dipangkas, tetap sampai pukul 15.00WIB. Namun tenaga pelayanannya dibagi menjadi dua sift.

Keputusan tersebut mengacu pada Intruksi Presiden dan SE Gubernur Jawa Timur. Menegaskan agar disetiap daerah di Indonesia melakukan pengurangan keramaian, tidak terkecuali di kantor pemerintah daerah.

"Hal ini telah diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo dan turunannya Surat Edaran Gubernur Jawa Timur, pengurangan keramaian sebagai langkah untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, "ujar Teno, sapaan akrabnya.

Pembatasan keramaian akan menyasar seluruh kegiatan yang mendatangkan massa. Seperti, tempat wisata, tempat hiburan, coffe, konser musik, tempat belanja dan lainnya. Rencananya Plt Walikota Pasuruan akan segera mengeluarkan Intruksi terkait pembatasan keramaian. Namun tidak dijelaskan teknisnya bagaimana.

"Saya akan mengeluarkan Intruksi terkait pembatasan keramaian di tempat hiburan, coffe, restoran dan tempat lainnya yang mendatangkan massa. Dan kita semua tahu konsekuensinya adalah ekonomi bakal mengalami pelemahan, "tutur Teno.

Selain pembatasan keramaian, pemerintah terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan semprotan disinfectant dan menyediakan hand sanitezer juga termo gun di setiap  kantor OPD (Oraganisasi Perangkat Daerah) dan kantor pelayanan milik pemerintah. Di tempat umum, seperti terminal, stasiun, taman dan tempat-tempat berkumpulnya massa, segera dilakukan penyemprotan.

"Penyemprotan disinfectant terus dilakukan. Namun yang lebih penting adalah setiap individu melakukan protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, gunakan masker dan hindari kontak dengan orang luar dan tetap berada di rumah jika tidak ada kegiatan yang sifatnya urgen, "papar Teno.

Soal anggaran  kegiatan preventif covid-19, menurut Teno, Pemkot Pasuruan akan melakukan pergeseran anggaran di Dinas terkait. "Petunjuk dari Gubernur Jawa Timur dan Kementrian Dalam Negeri, ada ruang untuk menggeser anggaran dalam melakukan kegiatan preventif corona. Lebih baik kegiatan preventif kita maksimalkan. Dan jangan sampai satu orang pun kena covid-19,  "tegas Teno.(B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan