Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Masa Belajar Dirumah Ditambah Hingga Tanggal 5 April


Pasuruan-Pasline News
Pemerintah Kota Pasuruan perpanjang masa belajar di rumah hingga tanggal 5 April kedepan. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pasuruan M. Mualif Arif, perpanjangan itu dilakukan setelah rapat koordinasi hari ini Senin (23/02) yang  memutuskan memperpanjang masa belajar dirumah untuk murid sekolah TK, SD dan SMP.

"Mulai hari ini akan kita buatkan surat edaran dan besok  kita sampaikan keseluruh sekolah SD dan SMP untuk disampaikan ke orang tua murid. Kalau SMA sederajat itu kewenangan Provinsi, "ucap Arif usai rapat koordinasi di ruang Suropati Pemkot Pasuruan, Senin ( 23/03)

Selama masa perpanjangan belajar di rumah, pendidik  tetap masuk ke sekolah sesuai SK. Plt Wali Kota Pasuruan. Namun jam kerjanya dimampatkan hingga pukul 12.00 WIB.  Dari sekolah, guru akan terus melakukan pemantauan melalui media sosial WhattsApp (WA) grup guru dan wali murid. Pemantauan juga dilakukan  Pengawas Sekolah yang akan berkeliling ke sekolah, rumah murid dan taman serta tempat - tempat bermain anak. "Hal itu dilakukan untuk memastikan siswa belajar di rumah, " ujar Ayik.

Masa belajar di rumah sudah berjalan selama tujuh hari. Hasil evaluasi dari Dinas Pendidikan, selama  masa belajar dirumah, masih banyak ditemui anak usia sekolah bepergian ke taman dan tempat bermain. "Nanti akan dilakukan swiping ditempat -tempat bermain anak. Seperti, gim online, taman, dan tempat keramaian.  Swiping akan dilakukan oleh kepolisian, "ujar Arif.

Jadwal ujian semester murid SMP  juga mengalami pergeseran. Dijadwalkan tanggal 20 April, mundur enam hari dari jadwal sebelumnya tanggal 14 April.

Arif juga menyinggung soal murid-murid beberapa sekolah yang habis melakukan studi banding ke Bali dan Jogja beberpa hari yang lalu.menurutnya, kondisi mereka sehat semuanya. "Kondisi murid-murid sepulang dari studi banding semuanya dalam kondisi sehat. Tidak ada gejala yang mengarah ke suspect corona. Dan sampai hari ini masih dalam.pengawasan tim kesehatan, "tutup Arif. (B.)

Komentar

  1. Tetap semangat laksanakan tugas dibawah bayang2 Covid 19 yg mengancam.
    Perkuat daya tahan tubuh dg asupan makanan bergizi, bg bpk-ibu guru yg tetap bertugas di sekolah lakukan sesuai prosedur...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan