Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Cegah Covid-19 Dispendukcapil Batasi 50 Pemohon


Pasuruan-Pasline News
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Pasuruan melakukan pembatasan kepada pemohon layanan kependudukan, 50 orang setiap hari. Kebijakan tersebut dikeluarkan sejak Surat Edaran Plt Wali Kota Pasuruan terkait pencegahan dini merebaknya virus covid-19 (Corona) diteken tanggal 16 Maret 2020 kemarin.

Plt. Kepala Dispendukcapil Siti Maryam menerangkan, keputusan itu tujuannya untuk mengurangi penumpukan pemohon, agar terjadi ruang jaga jarak minimal satu meter seperti yang dianjurkan. Kecuali pemohon untuk BPJS karena kaitannya dengan orang sakit dan pemohon untuk pendaftaran TNI Polri.

Kegiatan perekaman data kependudukan atau perekaman Biometrik, ditunda dua hingga tiga minggu. Sebab, kegiatan itu bersinggungan langsung dengan pemohon dan sangat rentan terjadi penularan virus corona.

"Kami menunda dua hingga tiga minggu untuk kegiatan perekaman biometrik karena rentan penularan. Kami juga menghentikan selama dua hingga tiga minggu pelayanan mobil, "ucapnya dikantornya, Kamis (19/03).

Untuk urusan pemohon yang tukar surat keterangan (Suket), Dispendukcapil sudah bekerja sama dengan kecamatan. Suket bisa diserahkan di kelurahan, secara kolektif akan diambil petugas Dispendukcapil. "Sebanyak 6000 KTP elektronik sudah kami cetak. Dan saya sarankan suketnya diserahkan di kelurahan untuk menghindari kontak lansung, "

Soal upaya pencegahan dimasing-masing OPD, Dispendukcapil melakukan cek suhu badan dan menyediakan hand saniteser untuk pemohon. Namun belum melakukan semprotan disinfectant di lingkungan kantor. "Kami siap melakukan penyemprotan, tapi tidak tahu harus beli dimana cairan disinfectant dan tenaga operasionalnya kami tidak punya, "tutup Siti Maryam. (B.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan