Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Teno Gotong Royong Bantu Renovasi Rumah Warga Tidak Mampu


Pasuruan-Pasline  News
Ketua DPC PDI Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, mendadak datangi sebuah rumah yang sedang direnovasi di Jalan Airlangga, Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan, (Selasa (14/01/20). Kedatanga laki-laki yang akrab disapa Teno tersebut membuat pemilik rumah, Heru dan Pamannya Ridwan kaget sekaligus merasa terhormat.

Beserta istri tercinta, dia ternyata  memberikan bantuan  material bangunan berupa lembaran asbes warna putih untuk dipasang diplafon rumah berukuran 3 X 12 meter yang sedang direnovasi total dibagian atap, plafon dan dindingnya sejak lima hari yang lalu. Dan sekarang progresnya sudah mencapai 80 %.

Plt Wali Kota Pasuruan ini juga melihat langsung kondisi didalam rumah yang  nampak sempit untuk standart sebuah rumah layak huni. Kelihatan diraut wajahnya rasa prihatin yang mendalam, apalagi mengetahui kalau si punya rumah tidak jelas pekerjaannya. "Kalau rumah ini sudah jadi, kalau panjenengan mau buka usaha warung kopi, nanti saya batu, "ucap Teno kepada Heru pemilik rumah.

Disela-sela kunjungannya, kepada awak media ini Teno mengatakan, jika kedatangannya murni sifatnya pribadi. Bantuan yang diberikan juga dari kantong pribadinya. "Saya kesini sifatnya pribadi. Terkait bantuan untuk renovasi rumah ini,  gotong royong saya bersama hamba Tuhan lainnya yang memiliki kepedulian yang sama untuk membantu merenovasi rumah tidak layak huni milik warga yang tidak mampu, "terangnya.

Teno menambahkan, kedepan, pemerintah akan mengetuk perusahaan yang ada di Kota Pasuruan agar dana dari CSR nya bisa dialokasikan untuk bantuan rumah tidak layak huni milik warga yang luput dari program pemerintah. Sebab masih ada RTLH yang tidak masuk program pemerintah  karena terbentur aturan administrasi dan teknis. "Skema lain juga kita pikirkan seperti kerja sama dengan tentara atau lembaga lainnya, "ucap Teno.

Diakhir kunjungannya, Teno beserta istri memberi bantuan bahan pokok berupa beras dan gula serta bantuan lainnya.

Diketahui, rumah milik Heru sebenarnya masuk katagori rumah tidak layak huni. Bagian atapnya jebol dan dindingnya rapuh, lobang dimana-mana. Juga plafonnya nyaris tidak ada. Namun luput dari bantuan pemerintah. Informasinya, dulu pernah didata untuk program pemerintah, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Karena terkendala bukti sah kepemilikan tanah dan bangunan, bantuan tersebut hanya jadi angin surga saja.
Beruntung masih ada orang yang peduli dengan kondisi rumah milik warga tidak mampu tersebut.  (B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan